Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Pesantren Bisnis Indonesia (PBI)

- Publisher

Jumat, 1 Maret 2024 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Basic Character Building (Upgrading) di Pulau Dutungan Kab.Barru. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)

Basic Character Building (Upgrading) di Pulau Dutungan Kab.Barru. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)

SUARA UTAMA-BARRU. Pesantren Bisnis Indonesia mencetak kader untuk menjadi pejuang yang tangguh dan bermartabak. Esensi perjuangan dalam Islam mencakup beberapa aspek yang mendalam dan holistik. Perjuangan dalam Islam adalah upaya untuk menggapai ketaatan kepada Allah dan menegakkan kebenaran serta keadilan. Kegiatan Upgrading Pesantren Bisnis Indonesia ini dilaksanakan di pulau Dutungan Kab.Barru selama 3 hari (23-25 Februari 2024)

**//Dapatkan Kabar terbaru dan follow di Google News Berita SUARA UTAMA

Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

“Perjuangan untuk mempertahankan ajaran agama, melawan kemungkaran, dan memperjuangkan hak-hak manusia sesuai dengan ajaran Islam.Perjuangan dalam Islam adalah bagian integral dari ibadah. Setiap tindakan yang dilakukan dalam perjuangan harus didasarkan pada niat yang tulus untuk mencari keridhaan Allah,”ujar Ust.Arif Abu Syamil sebagai founder Pesantren Bisnis Indonesia. “Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam Islam, perjuangan tidak hanya terbatas pada peperangan fisik, tetapi juga mencakup perjuangan melawan hawa nafsu, godaan setan, dan ketidakadilan dalam segala bentuknya,sedangkan Pesantren Bisnis Indonesia mencetak kadernya untuk mengambil peran di bidang ekonomi dengan semboyan Profesinya pengusaha Kerjanya Nolong Orang,” tegas Ust.Arif Abu Syamil di sela sela kegiatan Upgrading di pulau Dutungan Kab.Barru

Foto : Pintu masuk destinasi pulau dutungan Kab. Barru. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)
Foto : Pintu masuk destinasi wisata pulau dutungan Kab. Barru. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)
Foto kajian shubuh peserta Upgrading bersama Ust. Arif Abu Syamil. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)
Foto : Kajian subuh peserta Upgrading bersama Ust. Arif Abu Syamil. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)

Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Secara keseluruhan, esensi perjuangan dalam Islam mencerminkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, dan kebebasan. Ini adalah perjuangan yang didasarkan pada ajaran agama yang ilahi dan dijalankan dengan semangat ketulusan, keberanian, dan kasih sayang. “Upgrading bagi kader Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru ini di ikuti sebanyak 52 orang dari berbagai daerah di Sulsel,”Ungkap Lukman sebagai ketua pelaksana kegiatan upgrading.

Foto : Prosesi penyeberangan peserta Upgrading ke pulau Dutungan Kab.Barru. Dok.(Suara Utama-Ilham Akbar.ID)
Foto : Prosesi penyeberangan peserta Upgrading ke pulau Dutungan Kab.Barru. Dok.(Ilham Akbar-Suara Utama.ID)

Baca Juga : Seminar Nasional Peranan Jurnalis berjalan Sukses

Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Proses kaderisasi dalam Islam sebagai pejuang yang tangguh melibatkan pembinaan karakter, peningkatan pengetahuan agama, pelatihan fisik, dan pengembangan keterampilan dalam berkomunikasi serta kepemimpinan. Ini melibatkan penghayatan nilai-nilai Islam, keteguhan iman, dan komitmen untuk berjuang demi kebaikan umat dan agama. Selain itu, proses ini juga mencakup pembelajaran dari para ulama dan tokoh yang telah berpengalaman dalam perjuangan Islam, serta pengalaman langsung dalam berbagai situasi yang memerlukan keberanian dan ketangguhan.

BACA JUGA :  Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Baca Juga : Jurnalis Suara Utama : Kedepankan kode etik jurnalistik,Profesionalisme

Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Sebagai pejuang agama dalam Islam, proses kaderisasi mencakup beberapa tahapan yang berfokus pada pengembangan spiritual, intelektual, dan fisik. Para kader yang mengikuti Upgrading sebagai pejuang dibekali materi yang disampaikan team instruktur pusat yaitu Ilham Akbar, Fuad Sirajuddin, Arif Hastono. Peserta Upgrading juga dibekali materi pemahaman tentang nilai-nilai Islam dalam mengembangkan dan membangun bisnis dimana para peserta Upgrading ini adalah pengusaha yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Proses kaderisasi juga melibatkan pengalaman langsung dalam berbagai situasi yang memerlukan keberanian dan keteguhan hati. Ini dapat mencakup partisipasi dalam penggalangan dan saling tolong menolong dalam kebajikan. Selengkapnya Klik : Upgrading Pesantren Bisnis Indonesia 

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Pembinaan Warga Binaan

Baca Juga :Redaksi Suara Utama Targetkan Kopdar Seluruh Wartawan. Ini Kata Ketua Mudzakarah Media saat di Dieng Wonosobo 

Pesantren Bisnis Indonesia mencetak Kader Pejuang di Pulau Dutungan Barru

Selama berlangsungnya upgrading kaderisasi ini, penting bagi seluruh peserta untuk selalu menjaga kesucian niat dan keikhlasan dalam berjuang demi agama. Mereka juga harus memperhatikan nilai-nilai moral dan etika Islam dalam setiap tindakan dan keputusan. Dengan demikian, proses kaderisasi dalam Islam sebagai pejuang yang tangguh dalam pembentukan karakter dan spiritualitas yang kuat. Untuk membangun kebersamaan sesama kader selama acara Upgrading berlangsung panitia menyediakan makan bersama,outdoor dan berbagai macam permainan yang membuat suasana terlihat sangat akrab.

Siapkan Wartawan Kompeten, Redaksi SUARA UTAMA Fasilitasi Pelatihan Jurnalis Bergelar Non Akademik. FOTO : Poster Pelatihan/Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
Siapkan Wartawan Kompeten, Redaksi SUARA UTAMA Fasilitasi Pelatihan Jurnalis Bergelar Non Akademik. FOTO : Poster Pelatihan/Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

 

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/