Perilaku Konsumtif Masyarakat di Bulan Ramadhan Pemborosan atau Keberkahan ?

- Jurnalis

Sabtu, 25 Maret 2023 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA. Keberkahan ramadhan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sektor ekonomi kreatif yang signifikan dikonsumsi masyarakat dalam bulan ramadhan adalah kuliner, film, animasi dan video, serta musik.

Menjamurnya pedagang ekonomi kreatif khususnya makanan minuman dipinggi-pinggir jalan kota maupun desa bak jamur dimusim hujan. Hal ini mempengaruhi laju pertumbuhan pasar daerah setempat. Harga cabe, bawang putih, bawah merah dan bumbu pokok lainnya melonjak walaupun tidak signifikan disebabkan karena tingginya permintaan. Tahu dan tempe sebagai makanan rakyat pada tahun pandemi sudah melonjak, pada saat ramadhan tahun ini naik Rp. 500. Tingginya permintaan pasar akan kebutuhan buka puasa ramadan menjadikan harga kebutuhan dasar merangkak naik pelan-pelan.

Dalam sektor digital, pada bulan ramadhan kebutuhan penunjang penggunaan internet mengalami perubahan signifikan. Sepanjang Ramadhan, penggunaan internet meningkat pada saat sahur hingga berbuka puasa, peningkatan trafik dipicu oleh meningkatnya aktivitas digital masyarakat dalam mengisi masa beribadah sepanjang Ramadhan. Lembaga Nielsen Consumer and Media View, mencatat jika konsumsi media digital yang mengandalkan jaringan internet pada Ramadan di tahun 2021 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya (2019). Angka kenaikannya pun cukup signifikan, yakni sekitar 24 persen. Lebih detail, survei yang mereka lakukan ternyata mencatat jika sepanjang Ramadan 2021, kegiatan menonton video di platform online meningkat sebesar 164 persen dibandingkan pada 2019.

Dan juga berdasarkan riset yang dilakukan IDA (Indonesia Digital Association) bersama EMTEK Digital, banyak orang Indonesia mencari hiburan secara digital di Bulan Ramadhan, baik untuk mendapatkan informasi melalui media online maupun menonton secara daring, masyarakat juga lebih banyak menghabiskan waktu membaca media digital di siang hari atau waktu luang lainnya dengan jumlah penonton secara daring yang biasanya meningkat pada pukul 17.00 (waktu orang pulang kerja), bergeser ke pukul 19.00 hingga 20.00 (setelah orang berbuka puasa). Kecepatan unduh tertinggi selama bulan Ramadhan berada antara jam 06.00 sampai 09.00, yaitu mencapai 20,9 MB per detik dengan paket internet antara Rp. 2.500 sampai 22.000 (2 sampai 15 GB) dengan biaya internet Rp.120/detik.

BACA :  Pengenalan Lambang Bilangan Dengan Media Jepi  (Jam Edukasi Pintar) di TK BINTANG KECIL DONOWATI SURABAYA  - Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

Dengan demikian rata-rata pengeluaran masyarakat muslim Indonesia pada kebutuhan digital Ramadhan dengan asumsi jumlah penduduk 237,56 juta x penggunaan digital rata-rata per hari =10800  detik/(3 jam) x biaya per detik Rp.120. Maka akan didapat total pengeluaran per hari sebesar Rp. 307.877.760.000.000,- (tiga ratus tujuh bilyun delapan ratus tujuh puluh tujuh milyar tujuh ratus enam puluh juta rupiah) … sangat fantastis…!

Peningkatan konsumsi ini bukan semata-mata didasarkan atas faktor kebutuhan (needs) tetapi lebih kepada meningkatnya faktor keinginan (wants) yang harus dipenuhi dalam rangka euforia buka puasa atas keinginan untuk berbuka dengan variasi menu makanan-minuman di setiap harinya atau kejenuhan mengisi waktu berbuka dengan gadget. Kondisi ini  menyebabkan penjualan terhadap makanan-minuman, serta konsumsi intenet digital meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat.

BACA :  Kuatkan Spiritual Pebisnis, Founder PBI dan RMR Ust Arief Adakan Kajian Online Alumni

Pola perilaku konsumsi di bulan Ramadhan selalu berdampak pada naiknya angka inflasi. Konsumsi terhadap makanan, minuman, atau hadiah, kebutuhan internet meningkat dibandingkan konsumsi di bulan selain Ramadhan. Jumlah uang yang beredar di masyarakat pun bertambah akibat pembelian serentak seperti melakukan pembayaran untuk shodaqoh takjil gratis atau pembayaran selancar digital. Hal ini menjadi daya beli masyarakat meningkat. Peningkatan uang beredar dan pola konsumsi masyarakat inilah yang mendorong naiknya harga-harga.

Dari sifat perilaku konsumtif masyarakat muslim di atas sepertinya bertolak belakang dengan tujuan terbesar puasa Ramadhan yakni melatih diri untuk mengekang jiwa, melembutkan hati dan mengendalikan syahwat, melatih kesabaran, dengan sabar menghadapi kesulitan, sabar dalam menjalankan perintah Allah dan sabar dalam menjauhi larangan-Nya termasuk belanja yang yang tidak dibutuhkan (tapi berdasar keinginan syahwat hawa nafsu) dan menghabiskan waktu dengan menonton gadget.

Berita Terkait

Distorsi Akidah Islam 1445 H
Upaya Pengembalian Jati Diri Kepada Fitrah 1445 H
Syafari Ramadhan DP. MUI di Masjid Ukhuwah Islamiyah Desa Bagan Asahan 1445 H
Mudzakarah Ramadhan MUI Asahan : Ummat Washato 1445 H
Peningkatan Keterampilan Membatik Melalui Metode Demonstrasi Dengan Bahan Alam Sekitar di  Kelompok B TK Muslimat NU 88 H Ruqoiyah Kecamatan Bandar Taman Kabupaten Sidoarjo – Semester I Tahun Ajaran 2022/2023
Memastikan Korban Bencana Alam, BNPB RI Kunjungi Intan Jaya, Papua Tengah
DDI Kabupaten Asahan Membina Remaja Desa Gedangan
Kuatkan Spiritual Pebisnis, Founder PBI dan RMR Ust Arief Adakan Kajian Online Alumni
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 April 2024 - 23:22 WIB

Distorsi Akidah Islam 1445 H

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:55 WIB

Upaya Pengembalian Jati Diri Kepada Fitrah 1445 H

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:51 WIB

Syafari Ramadhan DP. MUI di Masjid Ukhuwah Islamiyah Desa Bagan Asahan 1445 H

Sabtu, 16 Maret 2024 - 13:18 WIB

Mudzakarah Ramadhan MUI Asahan : Ummat Washato 1445 H

Kamis, 7 Maret 2024 - 16:32 WIB

Peningkatan Keterampilan Membatik Melalui Metode Demonstrasi Dengan Bahan Alam Sekitar di  Kelompok B TK Muslimat NU 88 H Ruqoiyah Kecamatan Bandar Taman Kabupaten Sidoarjo – Semester I Tahun Ajaran 2022/2023

Senin, 12 Februari 2024 - 19:23 WIB

Memastikan Korban Bencana Alam, BNPB RI Kunjungi Intan Jaya, Papua Tengah

Rabu, 7 Februari 2024 - 01:48 WIB

DDI Kabupaten Asahan Membina Remaja Desa Gedangan

Selasa, 6 Februari 2024 - 16:10 WIB

Kuatkan Spiritual Pebisnis, Founder PBI dan RMR Ust Arief Adakan Kajian Online Alumni

Berita Terbaru

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB