Panglima TPNPB Kodap 13 Kegepa Nipo Paniai Brigjen Matius Gobai Pimpin Upacara Proklamasi NRPB Ke-51

- Wartawan

Sabtu, 2 Juli 2022 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, MANOKWARI – Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap 13 Kegepa Nipo Paniai sukses melakukan upacara memperingati hari Proklamasi kontitusi Negara Republik Papua Barat (NRPB) ke-51 1 Juli 1971-1 Juli 2022 bertempat di Maraks Pusat Kodap 13 Kegepa Nipo Paniai, Papua, Jumat (01/07/ 2022 kemarin.

Upacara itu dipimpin oleh Panglima Komnas TPNPB Kodap 13 Kegepa Nipo Paniai Brigjen Matius Gobai yang diikuti  bersama Batalion 1 Takugamo, Batalion 2 Ugida, Batalion 3 Paniai Barat, Batalion 4 Tage, Batalion 5 Piyaiyita beserta ratusan rakyat Papua di Paniai.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Ketua Kodap 13 TPNPB Kegepa Nipo Paniai Brigjen Matius Gobai mengatakan bahwa Proklamasi kontitusi Negara Republik Papua Barat (NRPB) 1 Juli 1971 dikenal sebagai hari proklamasi kemerdekaan bangsa Papua pertama kali terjadi di Papua.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Panglima TPNPB Kodap 13 Kegepa Nipo Paniai Brigjen Matius Gobai Pimpin Upacara Proklamasi NRPB Ke-51 Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA : Cek, Daftar Program Pelatihan AR Learning Center bulan Juli – Agustus 2022

Brigjen Gobai menjelaskan sejak tahun 1961-1970, belum ada proklamasi kemerdekaan. Kabinet pemerintahan dan konstitusi atau UUD untuk bangsa Papua.

“Oleh sebab itu perjuangan pada generasi kedua ditetapkan dan umumkan yang menjadi kekurangan oleh generasi pertama dalam upaya mempersiapkan kemerdekaan Papua,” jelas dalam rilisan yang diterima via whatsApp kepada wartawan madia suarautama.id, Sabtu (02/07/2022).

Gobai membeberkan pada tanggal 1 Juli 1971 terjadi empat peristiwa penting dalam catatan sejarah di antaranya adalah proklamasi kemerdekaan, pengumuman susunan kabinet pemerintahan, menetapkan dan mengumumkan konstitusi sementara Republik Papua Barat, dan bentuk penolakan pesta demokrasi Indonesia pemilihan umum pertama kali diikutsertakan rakyat Papua.

BACA JUGA :  Dialog Interaktif Fatwa MUI Tentang Produk Israel

“Empat peristiwa penting ini terjadi tepat 1 Juli waktu itu merupakan dasar perjuangan kemerdekaan Bangsa Papua Barat,”ujar Gobai.

Selain itu, Pimpinan Kodap 13 TPNPB Paniai juga mengatakan bahwa otonomi khusus sudah berakhir sampai tahun 2021 lalu, selanjutnya adalah klonial indonesia mengakui kemerdekaan rakyat Papua. Karena masa kontrak Papua dan Indonesia sudah berakhir.

Gobai menegaskan siapa dia yang  mengurus keberlanjutan otsus jilid 2 baik itu pejabat provinsi, pejabat kabupaten maupun anggota yang sudah tergabung dalamnya, kami siap menembak mati.

Karena dirinya menilai Otsus jilid ke-2  hanya bermanfaat bagi elit politik dan penguasa demi kepentingan ekonomi diatas  tanah Papua. Terbukti otsus jilid pertama tidak ada keberpihakan terhadap rakyat Papua.

“Tanah kami sudah di eksploitasi ilegal, manusia dibunuh, diintimidasi, diperkosa dan dipenjara,” ungkapnya.

Lanjut dia, Otonomi gelombang pertama sudah jelas, tidak ada kesejahtraan dan keberpihakan terhadap orang Papua. Cukup sampai otsus jilid pertama, otsus jilid kedua  kembalikan ke negara Indonesia sendiri.

“Saatnya rakyat Papua merdeka diatas tanahnya sendiri. Bukan minta otsus dan pemekaran. Berika penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratis,” ungkap ketua kodap.

Foto: Poster Program Pelatihan Lembaga AR Learning Center (Pusat Pembelajaran, Pendidikan, Pengkaderan) Kelas Sertifikasi/081232729720. Suara Utama ID
Foto: Poster Program Pelatihan Lembaga AR Learning Center (Pusat Pembelajaran, Pendidikan, Pengkaderan) Kelas Sertifikasi/081232729720. Suara Utama ID

Ia menegaskan rakyat Papua  yang bergabung dalam otsus gelombang kedua harus angkat kaki dari tanah Papua karena kamu sudah tergabung dalam Indonesia.

Berita Terkait

PNU WERE Sebut BPBD Halteng Tidak Serius Tangani Bencana Banjir, Bayi dan Warga Tiga Hari Belum Dievakuasi
Kasus Jasad Wanita Dalam Karung”Polisi Periksa 19 Saksi Di Lampung Timur.
Bersumber Dari DAK Fisik Pendidikan 2024, SD Negeri Karanggedang Sodong Hilir Dapat Revitalisasi!!!
Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!
Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU
Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela
Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!
LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 00:55 WIB

PNU WERE Sebut BPBD Halteng Tidak Serius Tangani Bencana Banjir, Bayi dan Warga Tiga Hari Belum Dievakuasi

Selasa, 23 Juli 2024 - 22:50 WIB

Kasus Jasad Wanita Dalam Karung”Polisi Periksa 19 Saksi Di Lampung Timur.

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:33 WIB

Bersumber Dari DAK Fisik Pendidikan 2024, SD Negeri Karanggedang Sodong Hilir Dapat Revitalisasi!!!

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:02 WIB

Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:54 WIB

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Senin, 22 Juli 2024 - 18:44 WIB

Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!

Senin, 22 Juli 2024 - 16:17 WIB

LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari

Senin, 22 Juli 2024 - 15:37 WIB

Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun

Berita Terbaru

MOU Lazismu dan Kemenag

Berita Utama

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Selasa, 23 Jul 2024 - 11:54 WIB