Mencegah Abrasi, Yagasu Menanam Bibit Bakau di Pantai Timur Kampung Bumi Dipasena Abadi, Tulang Bawang

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Peduli Magrove Kampung Bumi Dipasena Abadi Mempersiapkan bibit mangrove sebelum dilakukan penanaman di garis pantai Kampung Bumi Dipasana Abadi (13/3) Foto: Nafian Faiz (suarautama.id)

Kelompok Peduli Magrove Kampung Bumi Dipasena Abadi Mempersiapkan bibit mangrove sebelum dilakukan penanaman di garis pantai Kampung Bumi Dipasana Abadi (13/3) Foto: Nafian Faiz (suarautama.id)

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Sebanyak 50 ribu bibit bakau ditanam di sepanjang pantai timur Kampung Bumi Dipasena Abadi, Rawajitu Timur, Tulang Bawang. Pada Rabu (13/3/2024). Kegiatan ini dilakukan atas inisiasi dan koordinasi Yayasan Gajah Sumatra (Yagasu) dalam upaya restorasi kerusakan hutan mangrove seluas 20 hektar akibat terpaan angin dan gelombang laut yang terjadi di sepanjang garis pantai pertambakan udang Dipasena.

Ketua Kelompok Peduli Lingkungan Kampung Bumi Dipasena Abadi, Hasan Basri, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kelompoknya dan Yayasan Gajah Sumatra (Yagasu) serta masyarakat setempat.

BACA :  BPJ Sukses Lantik Panitia HUT Ke-16 Tahun Jemaat KINGMI Koya Mei Amban Manokwari

“Sangat mendukung karena ini merupakan langkah positif dalam membangun komunitas, khususnya seluruh warga Dipasena. Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Gajah Sumatra yang telah peduli terhadap lingkungan pantai di seluruh Dipasena,” ungkap Hasan Basri.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Mencegah Abrasi, Yagasu Menanam Bibit Bakau di Pantai Timur Kampung Bumi Dipasena Abadi, Tulang Bawang Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, rencana penanaman melibatkan warga Teluk Gedung, sebuah kampung nelayan di pinggir pantai Kampung Bumi Dipasena Abadi. Namun, karena kondisi lokasi yang ekstrim, yakni lumpur yang sangat dalam, warga tersebut tidak sanggup untuk ikut berpartisipasi. Akhirnya, kegiatan penanaman melibatkan kelompok peduli lingkungan dan warga Bumi Dipasena Abadi saja.

BACA :  Rekonstruksi Tambak Bocor Kunci Utama Membangun Dipasena

Seperti yang diketahui, Yagasu adalah sebuah LSM yang fokus pada isu lingkungan, khususnya restorasi hutan mangrove. Untuk pertambakan Dipasena Lampung, Yagasu aktif memberdayakan warga lokal. Di masing-masing kampung yang ada dibentuk beberapa kelompok peduli lingkungan yang sebelumnya diberikan pemahaman dan bimtek pengelolaan mangrove mulai dari pencarian, penyemaian sampai dengan penanaman dan perawatan bibit mangrove yang telah ditanam.

BACA :  Petambak Dipasena, Lampung, Keluhkan Layanan Listrik PLN

Penanaman bibit bakau diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian pantai Dipasena dan mencegah abrasi yang terus mengancam. Dengan kerjasama yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan lingkungan sekitar pantai dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh komunitas.

Berita Terkait

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi
Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus
Hujan dan Angin Kencang Rusak Rumah Petambak Dipasana Lampung
LPKNI Gerudug Kantor Disperindagkop Merangin Imbas Gas LPG 3 Kg Langka
Pendiri Hidayatullah Ustadz Hasyim HS Wafat. Andre Hariyanto: Almarhum Guru Terbaik Saya Semasa Mondok
Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban Idul Adha 1445 H
Lautan manusia membanjiri Alun-alun Kota Kebumen
Iuran dan Kelas Rawat BPJS Kesehatan Berubah Mulai Juli 2025 dengan Penerapan Sistem KRIS
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:25 WIB

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:12 WIB

Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:53 WIB

Hujan dan Angin Kencang Rusak Rumah Petambak Dipasana Lampung

Rabu, 22 Mei 2024 - 08:34 WIB

LPKNI Gerudug Kantor Disperindagkop Merangin Imbas Gas LPG 3 Kg Langka

Rabu, 22 Mei 2024 - 00:39 WIB

Pendiri Hidayatullah Ustadz Hasyim HS Wafat. Andre Hariyanto: Almarhum Guru Terbaik Saya Semasa Mondok

Senin, 20 Mei 2024 - 23:59 WIB

Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban Idul Adha 1445 H

Senin, 20 Mei 2024 - 12:16 WIB

Lautan manusia membanjiri Alun-alun Kota Kebumen

Senin, 20 Mei 2024 - 11:05 WIB

Iuran dan Kelas Rawat BPJS Kesehatan Berubah Mulai Juli 2025 dengan Penerapan Sistem KRIS

Berita Terbaru

Berita Utama

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:25 WIB