Mahasiswa IMPT, Sikapi Insiden Dogiyai dan Nyatakan 7 Pernyataan Sikap

- Jurnalis

Rabu, 16 November 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, MANOKWARI – Mahasiswa-mahasiswi 15 kabupaten yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) di Manokwari menyikapi insiden penabrakan truk oleh tukang bangunan jalan terhadap seorang anak bernama Noldy Goo di Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Sabtu 12 November 2022 pekan lalu.

Insiden itu mengakibatkan seorang anak bernama Noldy GooNoldy Goo tewas ditempat. Peristiwa ini membuat masyarakat setempat tidak menerima dan melakukan protes spontan membakar truk dan ekskavator milik tukang bangunan jalan.

Kemudian, protes tersebut direspon satuan militer yang tergabung dari TNI/Porli dan Brimob melakukan penyisiran yang berakibat pada korban jiwa masyarakat sipil pribumi Papua maupun non Papua yang ditemukan dalam tak bernafas (mati) dilingkungan sekitarnya.

Di samping itu, insiden tersebut dikabarkan berimbas pada pembakaran kios dan kantor pemerintah daerah kabupaten Dogiyai, jelas dalam rilisan tertulis yang diterima media suarautama.id Rabu (16/11/2022) malam.

Selain itu, kami juga mendapatkan informasi bahwa adanya pendoropan militer dan pemutusan penggunaan jaringan internet berakibat pada pemutusan komunikasi keluar masuk sehingga kesulitan dalam mengetahui informasi kondisi terkini Dogiyai.

BACA :  Kegaduhan Idul Fitri dan Barometer Kekuatan Ormas

Sehingga, kami mahasiswa 15 kabupaten yang tergabung dalam organisasi ikatan mahasiswa pegunungan tengah (IMPT)  di Manokwari menyatakan sikap  bahwa:

Pertama, Kami mengutuk keras kepada pelaku penabrakan dan pelaku yang mengorbankan jiwa masyarakat sipil yang tidak bersalah.

Kedua, Kami mendesak satuan militer yang berada di Dogiyai, hentikan penyisiran dan penembakkan brutal terhadap masyarakat sipil yang mengorbankan jiwa dan luka-luka.

Ketiga, Kami meminta penegakan hukum, segera usut tuntas kepada pelaku atas korban kecelakaan maupun korban warga sipil sesuai dengan hukum yang berlaku.

Keempat, Kami meminta kepada pihak berwenang, hentikan pendoropan satuan militer di Dogiyai.

BACA :  Bertajuk "PRIMA", Senkom Mitra Polri Bangkalan Gelar Muskab IV

Kelima, Mendesak kepada pemerintah daerah  agar segera bentuk tim investigasi untuk memastikan korban masyarakat sipil yang tidak bersalah

Keenam, Meminta dengan tegas  kepada Kapolda Papua, bahwa Kapolres Dogiyai SAMUEL D. S. IK. Memberikan Perintah yang melanggar kode Etik, UU No 8 Th 2009 Ayat 10 Tentang Tata Tertib Keamanan.

Ketujuh, Apabila dari ke enam point diatas tidak diindahkan maka kami mahasiswa Dogiyai se-Indonesia siap melakukan mobilisasi massa  besar-besaran untuk segera mencabut SK Kabupaten Dogiyai.

 

Berita Terkait

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center
Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu
7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri
Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera
6 Tantangan Jurnalis dalam Mempertahankan Integritas dan Kebenaran
Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian
Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan
Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:45 WIB

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center

Senin, 15 April 2024 - 22:08 WIB

Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu

Senin, 15 April 2024 - 20:46 WIB

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 April 2024 - 14:45 WIB

Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera

Minggu, 14 April 2024 - 22:30 WIB

Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian

Sabtu, 13 April 2024 - 20:43 WIB

Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan

Sabtu, 13 April 2024 - 13:45 WIB

Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik

Jumat, 12 April 2024 - 16:24 WIB

Arus Balik Pemudik Mulai Padati Bakauheni Lampung

Berita Terbaru

Nafian Faiz (SUARA UTAMA.ID)

Artikel

Sidak Setelah Mudik Masih Efektifkah?

Rabu, 17 Apr 2024 - 12:00 WIB

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB