Mahasiswa Demo Tolak PT.Blok Wabu,Menaggapi Pj Gubernur Papua Tengah

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Nabire – Ratusan Massa aksi Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Menolak Investasi di Blok B Wabu Intan Jaya menduduki kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah yang berlokasi di Jln. Merdeka, Nabire, pada Kamis (18/01).

PanitiaPeduli Kampung FK-PMLHK Di Jayapura Gelar Aksi Di Kantor Bupati Dogiyai 

Aksi Demonstrasi damai yang dipelolori oleh mahasiswa dan pemuda yang dilakukan dalam rangka penolakan rencana pembangunan Tambang di Wilayah PT. Blok B Wabu Intan Jaya. Pada kamis,18/1/2024.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Mahasiswa Demo Tolak PT.Blok Wabu,Menaggapi Pj Gubernur Papua Tengah Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia Peduli Kampung FK-PMLHK Gelar Pembersihan Kota di Moanemani Dogiyai Papua Tengah

Kordinator Lapangan, Mario hagimuni menyatakan, kami solidaritas dan rakyat papua menolak Investasi PT. Blok Wabu di Meepago Intan Jaya. Tegas Hagimuni.

BACA :  Konsolidasi AR Learning Center dan Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara di Bumi Sriwijaya Hasilkan Keputusan

Kami (AMP KK Yogyakarta) menuntut Segera Tutup PT Freeport Karena Sumber Malapetaka Bagi Rakyat Papua”.

Ia katakan, sehubungan dengan rencana pembangunan PT. blok Wabu di kabupaten Intan Jaya oleh Negara dengan adanya temuan emas yang jumlah nya bahkan lebih besar dibandingkan dengan adanya di Tembagapura (PT.Freeport) dan dampak yang diakibatkan oleh manusia serta alam papua maka sudah di pastikan akan memiliki dampak yang sangat buruk kepada alam dan manusia yang mendiami wilayah meepago dan seluruh aspek kehidupan orang papua itu sendiri. Jelasnya.

Peserta PPPK tahun 2023 Mengelar Demo di Kantor Bupati Dogiyai

negara Indonesia berupaya  dengan berbagai cara untuk melakukan investasi PT. Blok Wabu di kabupaten Intan Jaya akan terus di lakukan, maka, kami yang bergabung dalam “solidaritas Mahasiswa dan rakyat papua menolak investasi PT. Blok Wabu intan Jaya papua tengah.

BACA :  HPMM Cabang Curio Sukses Menggelar Perayaan Milad yang ke-19 tahun

Ini Tanggapan Ibu Pj. Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., bersama Pj. Bupati Intan Jaya Penjabat Bupati Apolos Bagau, ST, bersama jajaran pejabat provinsi lainnya menemui massa pendemo dan mendengarkan langsung aspirasi massa pendemo tersebut.

“Pemerintah provinsi Papua Tengah tidak pernah mengeluarkan surat izin atau rekomendasi beroperasi untuk PT.Blok Wabu di Intan Jaya. Bila rakyat mendapati surat tersebut, silahkan berikan dan tunjukan kepada ibu Gubernur,” terang Ibu Gubernur saat memberikan tanggapan atas aspirasi massa pendemo tolak PT. blok Wabu, di pada Kamis (18/01), Siang.

BACA :  Akhir Tahun 2022, AR Learning Center akan gelar RAKERNAS 2 dan Milad Mubarak Suara Utama 1

Wartawan Papua Silaturahmi dan Kerja Bakti di Kantor Suara Utama Yogyakarta

Lanjut Ibu Ribka Haluk, “Sepanjang saya masih ada di sini, itu tidak akan pernah terjadi!” Tegasnya.

Dengan nada yang sama Pj. Bupati Intan Jaya juga mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Intan Jaya tidak tahu terkait dengan surat perisinan tentang blok wabu.

“Kalau ada media, atau isu dari mana pun yang mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Papua atau Pemerintah Daerah mengeluarkan surat Izin untuk Blok B Wabu, itu tidak benar,” Tutup Bagau.

Berita Terkait

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi
Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus
Hujan dan Angin Kencang Rusak Rumah Petambak Dipasana Lampung
LPKNI Gerudug Kantor Disperindagkop Merangin Imbas Gas LPG 3 Kg Langka
Pendiri Hidayatullah Ustadz Hasyim HS Wafat. Andre Hariyanto: Almarhum Guru Terbaik Saya Semasa Mondok
Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban Idul Adha 1445 H
Lautan manusia membanjiri Alun-alun Kota Kebumen
Iuran dan Kelas Rawat BPJS Kesehatan Berubah Mulai Juli 2025 dengan Penerapan Sistem KRIS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:25 WIB

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:12 WIB

Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:53 WIB

Hujan dan Angin Kencang Rusak Rumah Petambak Dipasana Lampung

Rabu, 22 Mei 2024 - 08:34 WIB

LPKNI Gerudug Kantor Disperindagkop Merangin Imbas Gas LPG 3 Kg Langka

Rabu, 22 Mei 2024 - 00:39 WIB

Pendiri Hidayatullah Ustadz Hasyim HS Wafat. Andre Hariyanto: Almarhum Guru Terbaik Saya Semasa Mondok

Senin, 20 Mei 2024 - 23:59 WIB

Hikmah dan Manfaat Ibadah Qurban Idul Adha 1445 H

Senin, 20 Mei 2024 - 12:16 WIB

Lautan manusia membanjiri Alun-alun Kota Kebumen

Senin, 20 Mei 2024 - 11:05 WIB

Iuran dan Kelas Rawat BPJS Kesehatan Berubah Mulai Juli 2025 dengan Penerapan Sistem KRIS

Berita Terbaru

Berita Utama

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:25 WIB