lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Lazismu, Dikdasmen PP Muhammadiyah dan Ashoka Kolaborasi Selenggarakan Festival Gaharu, Dorong Perubahan Positif Di Sekolah

Lazismu, Dikdasmen PP Muhammadiyah dan Ashoka Kolaborasi Selenggarakan Festival Gaharu

- Publisher

Jumat, 17 Maret 2023 - 09:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Yogyakarta – Setelah mengikuti sesi “Gaharu Muda” selama bulan Juli hingga Desember 2022 yang dilanjutkan dengan presentasi rencana aksi terbaik, selebrasi dan apresiasi bagi sekolah-sekolah tersebut, serta kunjungan observasi langsung ke beberapa sekolah terpilih, banyak perubahan yang terjadi serta tantangan dan capaian dari gerakan yang telah dilakukan. Untuk mengembangkan inisiatif, semangat pembaharuan dalam partisipan agar dapat tercipta ruang diskusi untuk berbagi praktik baik dan memperdalam keterampilan pembaharu bersama jaringan Ashoka dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, ruang pertemuan “Festival Gaharu” pun digelar. Acara ini bertempat di Griya Persada Hotel & Resort, Kaliurang, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada Rabu hingga Jumat (15-17/03).

“Festival Gaharu” adalah ruang bagi para pembaharu dari sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk memperdalam wawasan terkait pembaharuan, berjejaring, berbagi praktik baik, dan melakukan kolaborasi dengan pihak lainnya untuk mengembangkan dan melestarikan ide dan gerakan pembaharuannya. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan siswa-siswi dan guru dari sekolah-sekolah pembaharu Muhammadiyah untuk berbagi wawasan lebih mendalam tentang pembaharuan, organisasi, dan kepemimpinan antar peserta serta dari pakar ahli yang berpengalaman untuk mengembangkan inisiatif mereka saat ini, agar dapat diterapkan secara berkelanjutan di tiap sekolah secara berkelanjutan.

BACA JUGA : Esensi Pendidik Persepektif Falsafah Pendidikan Islam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasiyarno selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dalam pembukaan kegiatan “Festival Gaharu” memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ashoka yang telah menjadi mitra pelaksana kegiatan. Menurutnya, Ashoka memiliki semangat yang sama dengan Muhammadiyah. Keduanya tidak menginginkan pendidikan yang stagnan sehingga harus ada pembaharuan dalam setiap metode guna menciptakan perubahan dalam upaya modernisasi pendidikan dengan mengikuti perubahan zaman. Ia juga memberikan apresiasi kepada Lazismu yang telah memberikan dukungan dalam kelancaran acara ini.

BACA JUGA : Hakekat Filsafat Pendidikan Islam

“Jika ada perubahan dalam pendidikan maka akan ada perubahan terhadap masyarakat sehingga dengan adanya program ini dapat menciptakan calon pemimpin hebat di masa depan. Dipadukan dengan gerakan Muhammadiyah tidak hanya perubahan duniawi, tetapi nilai-nilai Islam juga ditanamkan sehingga menciptakan pendidikan Islam yang mengarah terhadap perubahan,” tegas Kasiyarno.

BACA JUGA :  Pos Batas Hadir di Bitung, Wagub Sulut Tegaskan Komunitas Nelayan Harus Mendapat Perlindungan Hukum

Terakhir, Kasiyarno berharap agar program ini dapat meningkatkan kualitas umat. Melalui inovasi-inovasi baru yang didapat dalam program ini, para pelajar menjadi proaktif terhadap perubahan, sehingga tidak hanya reaktif terhadap perubahan tersebut.

BACA JUGA : Dasar Falsafah Madrasah Sebagai lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia

Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Arif Jamali Muis menuturkan, pembaharuan merupakan ciri khas persyarikatan yang kini dikenal dengan nama inovasi. Ada tiga ciri sekolah pembaharu yang dilakukan oleh Kyai Ahmad Dahlan. Pertama, keberhasilan beliau dalam mereformasi sistem pendidikan yaitu perubahan dari sekolah yang hanya berupa pesantren (agama) menjadi pendidikan Belanda (modern) dan meleburkannya menjadi sekolah modern pertama. Kedua, melakukan perubahan kurikulum yaitu menggabungkan kurikulum modern dengan kurikulum agama. Ketiga, pembaharuan kepada metode pembelajaran seperti kurikulum Merdeka yang ada pada era sekarang. Hal ini pernah dilakukan oleh beliau dengan mengajak muridnya ke lapangan Kauman dan melakukan observasi hal-hal yang terjadi di sekitar mereka, lalu kembali ke sekolah dan mempresentasikannya.

BACA JUGA : Lazismu dan Baznas Hadirkan Layanan Kesehatan di Kawasan Terpencil Maluku

“Dengan konteks tersebut, mudah-mudahan pembaharuan dengan Ashoka ini menjadi penerus gerakan Muhammadiyah pada masa lampau. Lazismu sebagai lembaga zakat berkomitmen dengan enam bidang yang ada di dalamnya untuk terus mendukung program-program ini. Mudah-mudahan terus bertambah ilmunya dan menghasilkan pelajar dan guru pembaharu ke depan,” harap Arif.

BACA JUGA :  SOP Rekrutmen Satpam RS Graha Sehat Dipertanyakan, Oknum Satpam Terduga Pelaku Penganiayaan Diduga Tidak Ber-Gada

Sementara itu, Direktur Ashoka Asia Tenggara, Nani Zulminarni mengungkapkan, latar belakang kerja sama yang dijalin dengan Muhammadiyah adalah perubahan zaman yang tidak diimbangi dengan perubahan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pihaknya melihat potensi yang dimiliki oleh Muhammadiyah dapat membantu mewujudkan hal-hal positif berupa pembaharuan.

BACA JUGA : Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, Berikan Layanan Kesehatan Ke Penyintas Gempa Turki

“Kami melihat Muhammadiyah memiliki keterampilan yang dibutuhkan, sehingga yang harus kita siapkan adalah keterampilan. Kedua, dunia yang semakin tidak terbatas, koneksi dengan dunia lain sudah terbuka dan tidak terbatas. Dua hal ini yang diperlukan oleh anak-anak muda Indonesia sebagai bekal untuk menjawab dua masalah pada masa depan,” ungkap Nani

BACA JUGA :  Beli Tanah Rp280 Juta, Warga Samarinda Kaget Temukan Patok Orang Lain di Lokasi - Kuasa Hukum Layangkan Somasi

Nani pun mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah memberikan kesempatan kepada Ashoka untuk bisa kolaborasi dalam melaksanakan sekolah pembaharu ini. Ucapan tersebut diberikan khususnya kepada Majelis Dikdasmen dan juga Lazismu PP Muhamadiyah.

BACA JUGA : LS VINUS: Pantarlih, Ujung Tombak Hak Pemilih

Sejak 1983, Ashoka telah memilih dan mendukung lebih dari 4.000 pembuat perubahan terkemuka di 80 negara pada bidang pendidikan, kesehatan, hak asasi manusia, keterlibatan masyarakat sipil, lingkungan, dan pembangunan ekonomi. Dengan visi yang sejalan bersama Muhammadiyah, Everyone a Changemaker (Semua Orang Pembaharu), Ashoka bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan Lazismu PP Muhammadiyah untuk mendukung guru dan siswa dalam mewujudkan dan menggunakan kekuatan mereka untuk memimpin perubahan positif di sekitarnya.

Berita Terkait

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital
Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan
Aksi Ugal-ugalan Dua Sejoli di Jalan Warung Lobak Teror Pengguna Jalan
Aktivis Siapkan Pengaduan Dugaan Pembiaran dan Kelalaian Oknum Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Probolinggo
Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
Patut Diapresiasi, PARAKSA Selain Berdampak Positif Bagi UMKM dan PKL, Juga Berkontribusi ke PAD Kabupaten Probolinggo 
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Suara Utama Gelar Rapat Kerja Pengurus Redaksi, Bahas Program Kerja 2026-2027 dan Transformasi Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Aksi Ugal-ugalan Dua Sejoli di Jalan Warung Lobak Teror Pengguna Jalan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/