Kronologi Kasus Antara Pemuda D.I Yogyakarta

- Publisher

Selasa, 5 Juli 2022 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,YOGYAKARTA –Terkait dengan kronologi dari kasus antara Pemuda NTT dan Pemuda KEI di Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I Yogyakarta).

Awal mula kasus itu berawal dari kesalah pahaman yang terjadi di tempat hiburan GLOW karoke di daerah Seturan Jogja.

BACA JUGA : Duel Maut Terjadi Antara Dua Orang Pedagang di Purwakarta, Korban Tewas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait dengan kronologi dari kasus antara Pemuda NTT dan Pemuda KEI di Yogyakarta. bermula dari adu cekcok antara kelompok Kei dibawa pimpinan Kece ( Keamanan Cafe ) yang mengira kelompok NTT ini tidak bayar membayar Room karaoke, padahal yang keluar dari room ini baru sebagian orang, dimana mereka adik-adik dari senior yang ajak mereka untuk karoke, mereka keluar duluan bermaksud untuk ambil motor di parkiran, tapi dari kelompok KEI ini langsung menanyakan ke resepsionis apakah kelompok NTT ini sudah bayar atau belum dan resepsionis menjawab dengan jujur bahwa “belum bayar”.

BACA JUGA :  Dugaan Penipuan Berkedok Mentor Affiliate dan Arisan Online di TikTok Resahkan Warga, Redaksi Siapkan Laporan Resmi ke Polda Jabar dan Polresta Bandung
Terkait dengan kronologi dari kasus antara Pemuda NTT dan Pemuda KEI di Yogyakarta.
Foto: Dok.Polisi mencoba melerai dari kasus antara Pemuda NTT dan Pemuda KEI di Yogyakarta. [04 07 22]. SUARA UTAMA.

BACA JUGA : Ketahuilah, Hikmah dalam Berqurban tuk Mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ ala

Mendengar itu langsung saja anak buah dari Kece ini mengambil sajam dan langsung menyerang beberapa anak NTT, di saat bersamaan senior dari NTT yang baru keluar dari room melihat itu refleks untuk membantu untuk menyelamatkan adik-adik mereka yang di keroyok secara membabi buta menggunakan sajam oleh kelompok Kece Kei ini.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Dan dari penyerangan itu ada tiga korban kelompok NTT diantaranya:

Data Korban dalam kejadian tersebut insial EE Mahasiswa asal Bluwa Lewoleba Barat, Nubatukang Lembata NTT mengalami luka sayat dengan panjang 3 cm, kedalaman 1 cm dan mendapat 4 jahitan. Mendapat perawatan di Rs Siloam (rawat jalan).

BACA JUGA : Wajib Mampir Angkringan Si Ndut Prambanan Yogyakarta

TW Laki – laki asal Sangata Utara Kutai Timur
Mengalami luka sayat di bawah siku tangan sebelah kiri dengan panjang 3 cm, kedalaman 2 cm dan mendapat 2 jahitan, Mendapat perawatan di Rs Bethesda Yogyakarta (rawat jalan). Dan untuk diketahui saudara TW ini adalah keturunan Papua ayahnya dari Nabire Paniai Papua.

BACA JUGA :  AMAN Majene Dorong Penetapan Hutan Adat, Tiga Komunitas Adat Resmi Ajukan Usulan ke Kementerian Kehutanan
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

RE 31 Tahun asal Alok Timur Sikka NTT. Mengalami luka sayat di dada bagian tengah dengan panjang 6 cm, kedalaman 3 cm dan mendapat 5 jahitan Mendapat perawatan di Rs. Bethesda Yogyakarta.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Buntut dari penyerangan oleh kelompok Kei tersebut, terjadilah saling serang antra kedua kelompok tersebut yang mengakibatkan korban luka-luka dari kedua pihak baik dari NTT maupun Kei.

Tidak ada korban di luar Kelompok tersebut seperti yang beredar di media-media sosial bahwa ada anak papua yang menjadi salah sasaran yang di lakukan oleh kelompok NTT, korban ini saat itu ada di markas Kei yg juga merupakan rumah dari Kece, dan korban ini orang asli Kei hanya pernah tinggal di Papua saat SMA.

BACA JUGA : Ku Temukan Kafe Segudang Informasi dan Inspirasi di Yogyakarta 

Dilihat bahwa Kelompok Kei ini mencari simpatik atau dukungan dari kelompok papua, sehingga mereka membuat narasi2 untuk mencari simpatik atau dukungan dari kelompok papua, bahwa korban ini Orang Papua.

BACA JUGA :  Sengketa Tambang Barsel: Janji "Hibah" Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Selanjutnya dari permasalahan tersebut pada minggu malam tanggal 3 Juli 2022, dilakukan rekonsiliasi dengan menghadirkan tokoh orang Timur di Jogja baik dari NTT maupun dri kelompok Kei dan malam itu ada kesepakatan dari dua kelompok baik NTT maupun Kei untuk menyudahi perselisihan yang terjadi dan malam itu sudah sepakat untuk berdamai.

Foto: Poster Kelas Jurnalistik Official 1 bulan full/Mas Andre Hariyanto (081232729720). Suara Utama

Tapi pada pagi tanggal 4 Juli 2022 sekitar jam 10.00 WIB

Foto: Poster Kelas Jurnalistik Official 1 bulan full/Mas Andre Hariyanto (081232729720). Suara Utama

Dari kelompok Kece Kei dan kelompok Papua di bawa pimpinan Jhon Biak, dan Dhani melakukan penyerangang hingga pembakaran tempat tinggal dari beberapa senior NTT dan juga fasilitas umum ( Ruko babarsari ) yang merupakan fasilitas umum pemda Jogja sehingga mengganggu aktivitas masyarakat jogja. [Red]

Berita Terkait

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran
Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat
Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene
Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81
Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat
Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi Sambut HUT RI ke-81
Diduga Minim Pelayanan Saat Jam Kerja, Warga Kampung Baruh Desak Evaluasi Kinerja Lurah dan Pegawai
Berita ini 547 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:24 WIB

BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : “Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Bapelkum Bitung Dorong Pelayanan Hukum Makin Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Semangat Pengayoman Menggelora, Bapelkum Bitung Meriahkan Fun Walk Sambut HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand