Komnas HAM RI Desak Tim Pencari Fakta Kasus Penembakan Warga Di Mapia, Dogiyai

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Jakarta- Sejumlah kelompok masyarakat siang ini akan mendatangi Komnas HAM untuk melaporkan kasus Dogiyai di Papua Tengah yang terjadi pada 21 Januari 2023 lalu. Pelapor menyebut ada lima orang sipil yang tewas dalam kejadian ini akibat tindakan aparat.

“Kami langsung jumpa pers di depan komnas HAM RI jam 13.00,” demikian keterangan dari pelapor saat dihubungi, Senin, 30 Januari 2023.

Sebelumnya, kericuhan kembali terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah pada Sabtu, 21 Januari 2023. Massa melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian dan melakukan pembakaran beberapa kios yang ada di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Komnas HAM RI Desak Tim Pencari Fakta Kasus Penembakan Warga Di Mapia, Dogiyai Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diduga massa menyerang anggota karena tidak terima adanya warga yang menjadi korban penembakan dan sesaat kemudian terjadi pembakaran di beberapa kios serta pengrusakan terhadap dua kendaraan jenis truk,” kata Kapolres Dogiyai Komisaris Samuel D. Tatiratu.

Ia mengatakan, sebelumnya seorang warga bernama Yulianis Tebai, 30 tahun, tewas tertembak di sekitar Kampung Gopouya, Kabupaten Dogiyai.

Dari laporan yang diterima polisi, insiden itu berawal dari kasus dugaan pemalakan terhadap sopir truk yang dilakukan sekelompok pemuda sekitar pukul 13.00 WIT. Polisi menyebut para pemuda itu dipengaruhi minuman beralkohol.

BACA JUGA :  SMK Darul Falah Tanggamus Catat Lebih Dari 30 Prestasi Selama September

“Saat pemalakan, tiba-tiba terjadi penembakan yang mengenai korban Yulianis Tebai hingga meninggal,” kata Kompol Tatiratu, Sabtu malam, 21 Januari 2023.

Menurut dia, polisi yang mendapat laporan adanya pemalakan kemudian menuju tempat kejadian perkara, namun setibanya di lokasi, korban ditemukan meninggal.

Polisi, kata Tatiratu, bernegosiasi dengan keluarga korban yang sudah ada di tempat terjadinya perkara itu untuk membawa Yulianis Tebai ke Puskesmas Bomomami. Setelah dibawa, di tengah jalan rombongan dicegat dan diserang massa menggunakan batu, kayu, dan alat tajam sehingga, kata Tatirati, anggotanya mengambil keputusan untuk mengamankan diri di Polsek Mapia.

Selain menyerang anggota, massa juga merusak dua kendaraan jenis truk. Kapolres Dogiyai mengatakan, ada dua warga sipil, salah satunya sopir truk yang saat itu melintas menjadi korban penikaman. Tutup Tatiratu.

Berita Terkait

KAPOLDA Kalbar dan AKABRI 94 Resmikan Sumur Bor dan Air Layak Minum di Perbatasan
Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting
Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha
Perjuangan Pendamping Proses Produk Halal (P3H): Tantangan dan Kontribusi dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia
Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan
Warga Patani Barat Keluhkan Ruas Jalan Yang Rusak dan Tergenang Air
Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal
Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:31 WIB

KAPOLDA Kalbar dan AKABRI 94 Resmikan Sumur Bor dan Air Layak Minum di Perbatasan

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:14 WIB

Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:29 WIB

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:37 WIB

Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:29 WIB

Warga Patani Barat Keluhkan Ruas Jalan Yang Rusak dan Tergenang Air

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:34 WIB

Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:32 WIB

Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:16 WIB

13 Tahun “Mangkrak” Jadi Temuan BPK, GOR Asahan Sudah habiskan Rp.16,2 Milyar

Berita Terbaru

Berita Utama

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Rabu, 12 Jun 2024 - 07:29 WIB