Ketua PWRI Kabupaten Tasikmalaya Ajak Seluruh Pengurus Dan Anggotanya Untuk Menepis Berita Hoaks Sebagai Kunci Polarisasi Politik Di Pilkada 2024!!!

- Wartawan

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraUtama.id | Tasikmalaya, Jawa Barat,- Dalam rangka mewujudkan dan menciptakan ruang digital yang sehat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun 2024 yang akan menjadi pesta demokrasi terbesar bagi rakyat Indonesia, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya, Chandra F. Simatupang ajak seluruh wartawan baik media cetak, elektronik khususnya media berbasis online yang tergabung sebagai pengurus ataupun anggota DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya untuk menepis berita hoax sebagai kunci polarisasi politik di Pilkada 2024 ini. Menurutnya, hoaks atau berita bohong dapat melahirkan polarisasi politik yang dapat memecah belah bangsa Indonesia menjelang perhelatan Pemilukada 2024 ini, terlebih lagi jika hoaks tersebut disebarkan di ruang digital yang sangat masif saat ini.

Dalam rangka mewujudkan dan menciptakan ruang digital yang sehat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun 2024 yang akan menjadi pesta demokrasi terbesar bagi rakyat Indonesia tahun ini, saya mengajak seluruh wartawan baik media cetak, elektronik khususnya media berbasis online yang tergabung sebagai pengurus atau pun anggota DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya untuk menepis berita hoax sebagai kunci polarisasi politik di Pilkada 2024 ini. Kita para jurnalis tentunya harus hadir untuk mendorong agenda pesta rakyat tersebut yang Damai. Oleh karena itu penting sekali bagi kita semua dan setiap elemen masyarakat untuk mewujudkan Pilkada yang damai. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat tentang pentingnya Pemilukada yang bersih dari isu politik identitas, politisasi SARA, hoaks, dan ujaran kebencian. Pemilu atau Pilkada yang damai tanpa hoaks dan ujaran kebencian merupakan hal yang penting dalam rangka mewujudkan pemilukada yang berintegritas. Kita harus dapat melawan atau menepis itu semua agar terhindar dari polarisasi politik yang dapat memecah belah bangsa“, tegasnya.

BACA JUGA :  Permintaan Meningkat Jelang Iduladha, Stok Daging Sapi Kurang Di Pasar Segiri 

Chandra juga mengatakan, di era digital masyarakat harus pintar memilah dan memilih informasi yang diterima, karena banyak informasi yang beredar khususnya mendekati Pemilihan Umum Kepala Daerah (PEMILUKADA) tahun 2024 ini. Masyarakat harus bijak dan cerdas dalam menerima informasi yang didapat di ruang digital. Untuk mewujudkan hal tersebut diatas, Chandra pun menekankan kepada seluruh wartawan yang tergabung didalam organisasi Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya pentingnya untuk memberikan pemahaman mengenai literasi digital kepada masyarakat agar terhindar dari isu atau berita hoaks di ruang digital saat ini. Karena menurutnya, dengan Literasi digital akan menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Ketua PWRI Kabupaten Tasikmalaya Ajak Seluruh Pengurus Dan Anggotanya Untuk Menepis Berita Hoaks Sebagai Kunci Polarisasi Politik Di Pilkada 2024!!! Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di era digital masyarakat harus pintar memilah dan memilih informasi yang diterima, karena banyak informasi yang beredar khususnya mendekati Pemilihan Umum Kepala Daerah (PEMILUKADA) tahun 2024 ini. Masyarakat harus bijak dan cerdas dalam menerima informasi yang didapat di ruang digital. Maka untuk mewujudkan hal tersebut, saya menekankan kepada seluruh wartawan yang tergabung didalam organisasi Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya pentingnya untuk memberikan pemahaman mengenai literasi digital kepada masyarakat agar terhindar dari isu atau berita hoaks di ruang digital saat ini. Literasi digital akan menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis. Mereka tidak akan mudah termakan oleh isu yang provokatif, menjadi korban informasi hoaks, atau korban penipuan yang berbasis digital. Membangun budaya literasi digital perlu melibatkan peran aktif masyarakat secara bersama-sama, karena di era digital saat ini, penyebaran informasi banyak dilakukan melalui media sosial, karena media sosial saat ini sangat dekat dengan masyarakat melalui smartphone“, ungkapnya. (Tim/Red).

Penulis : Tim/Red.

Editor : Chandra F. Simatupang.

Berita Terkait

PNU WERE Sebut BPBD Halteng Tidak Serius Tangani Bencana Banjir, Bayi dan Warga Tiga Hari Belum Dievakuasi
Kasus Jasad Wanita Dalam Karung”Polisi Periksa 19 Saksi Di Lampung Timur.
Bersumber Dari DAK Fisik Pendidikan 2024, SD Negeri Karanggedang Sodong Hilir Dapat Revitalisasi!!!
Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!
Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU
Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!
Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun
Baru 1,5 Jam Ujicoba Contraflow Distop, Warga Palembang Keluhkan Kemacetan Justru Semakin Parah
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 00:55 WIB

PNU WERE Sebut BPBD Halteng Tidak Serius Tangani Bencana Banjir, Bayi dan Warga Tiga Hari Belum Dievakuasi

Selasa, 23 Juli 2024 - 22:50 WIB

Kasus Jasad Wanita Dalam Karung”Polisi Periksa 19 Saksi Di Lampung Timur.

Selasa, 23 Juli 2024 - 17:33 WIB

Bersumber Dari DAK Fisik Pendidikan 2024, SD Negeri Karanggedang Sodong Hilir Dapat Revitalisasi!!!

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:02 WIB

Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:54 WIB

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Senin, 22 Juli 2024 - 18:44 WIB

Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!

Senin, 22 Juli 2024 - 15:37 WIB

Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun

Senin, 22 Juli 2024 - 14:43 WIB

Baru 1,5 Jam Ujicoba Contraflow Distop, Warga Palembang Keluhkan Kemacetan Justru Semakin Parah

Berita Terbaru

MOU Lazismu dan Kemenag

Berita Utama

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Selasa, 23 Jul 2024 - 11:54 WIB