Kepala, (BPKLN) Papua, 13 Nelayan Asal Merauka Jalani Hukuman Di Papua Niguni.

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai

Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai

SUARA UTAMA.ID Merauke- Sekitar 13 nelayan asal Merauke Papua Selatan, masih menjalani Hukuman di Papua Niguni, saat sejumlah orang kedapatan melewati batasan  Indonesia -Papua Niguni.

 

Menurut, Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri atau (BPKLN) Papua, Suzana Wanggai, rata-rata Tersandung kasus seperti itu nelayan asal Kabupaten  Merauke. Kata Wangai pada (8/3/2023)

FOKMAP NTT:  Mengelar Pembubaran Panitia Natal

“Hingga kini masih tersisa nelayan dari Merauke. Mereka sedang menjalani masa hukumannya” setiap nelayan masa Tahanan yang berbeda, ada yang enam bulan, ada juga yang satu tahun, atau bakan lebih, katanya.

BACA :  Sapetendik Anak Usia Dini Indonesia Ngawi Sukses Gelar Sinau Bareng serta Try Out Pendalaman Materi Pre Test PPG PAUD 2023 di Perpusda Ngawi

BMKG Nabire Himbau Masyarakat Waspada Hujan dan Angin Kencang

Wangai, Menjelasakan para nelayan yang ditahan di Papua Nugini itu bisa mendapatkan potongan masa tahanan, sehingga bisa segera kembali ke Papua Selatan. Mudah-mudahan mereka baik-baik di sana, sehingga bisa ada potongan masa tahanan, Ujarnya.

 

BACA :  Kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire Papua Tengah Ibadah Syukuran Wisudawan-Wisudawati

“Biasanya masa tahanan yang paling lama adalah para kapten kapal. Sementara anak buah kapal tidak terlalu lama,” ujarnya.

 

Ia berharap tidak ada lagi nelayan Papua yang Melewati batasanya. para nelayan saat melaut selalu memperhatikan batas negara, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Tegasnya.*

 

Berita Terkait

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center
7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri
Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera
6 Tantangan Jurnalis dalam Mempertahankan Integritas dan Kebenaran
Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian
Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan
Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik
Arus Balik Pemudik Mulai Padati Bakauheni Lampung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:45 WIB

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center

Senin, 15 April 2024 - 20:46 WIB

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 April 2024 - 14:45 WIB

Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera

Minggu, 14 April 2024 - 22:30 WIB

Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian

Sabtu, 13 April 2024 - 20:43 WIB

Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan

Sabtu, 13 April 2024 - 13:45 WIB

Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik

Jumat, 12 April 2024 - 16:24 WIB

Arus Balik Pemudik Mulai Padati Bakauheni Lampung

Jumat, 12 April 2024 - 13:44 WIB

Brigpol Polresta Sidoarjo Rizky Dwi Ikuti Training SDM AR Learning Center

Berita Terbaru

Nafian Faiz (SUARA UTAMA.ID)

Artikel

Sidak Setelah Mudik Masih Efektifkah?

Rabu, 17 Apr 2024 - 12:00 WIB

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB