banner 728x250

Kelompok Difabel Bunga Lamamelek Merayakan HUT Difabel Internasional

Berbagai Souvenir Telah Dihasilkan Oleh Kaum Difabel

banner 120x600
90 Kali Dibaca

Suara Utama Flores Timur, Kelompok Difabel Bunga Lamamelek, Desa Tuakepa, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur merayakan Hari Difabel Internasional yang ke 30 tahun, pada sabtu, 03/12/2022.

Ketua kelompok Difabel Bunga Lamamelek desa Tuakepa, Lodovikus Kena’a Thalar menjelaskan merayaan Hari Difabel Internasional ini merupakan kegiatan yang perdana yang dilakukan, walupun dengan keterbatasan mereka tetap merayakan Hari Difabel Internasional yang ke 30 tahun.

Lodovikus menerangkan ada beberapa agenda penting yang dilaksanakan pada momentum hari Difabel ini. “Paginya Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Nus Welan, sebagai ucapan rasa sykur kepada Tuhan, setelah Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan sesi dialog bersama Aanggota DPRD Kabupaten Flores Timur bapak Rofinus Baga Kabelen, S.H, serta bersama pemerintahan Desa Tuakepa, sekaligus memamerkan hasil kreatif kerajinan tangan kelompok difabel bunga lamamelek yang berlansung di aula kantor Desa Tuakepa”. Tutur Ludovikus.

Dalam kesempatan itu, Ketua kelompok Difabel Bunga Lamamelek, desa Tuakepa saat memberikan sambutan menggambarakan sejarah singkat perjalanan kelompok Difabel Bunga Lamamelek. “Kelompok Difabel Bunga Lamamelek desa Tuakepa berjalan kurang lebih empat tahun eksis sampai sekarang dan mempunyai tiga puluh anggota, walupun dengan keterbatasan dan kesederhanan, kelompok ini terus berinovasi berkat dukungan dari FK.KDAD Caritas Keuskupan Larantuka,” Terangnya.

Lebih lanjut, Lodovikus menjelaskan walaupun dengan keterbatasan, kelompok Difabel Bunga Lamamelek terus meningkatakan Kreatifnya dibidang kerajinan tangan dan membentuk usaha bersama simpan pinjam(UBSP) yang dibantu oleh anggota yang inklusif.

“Sudah banyak Souvenir yang telah dihasilkan kelompok ini, ada banyak jenis barang yang dibuat.” Tuturnya.

Lodovikus berharap pemerintah dan gereja bersinergi memperhatikan kelompok difabel, sesuai dengan tema yang diangkat “Solusi Transformatif untuk pembangunan inklusif: Peran Inovasi dalam mendorong dunia yang dapat diakses dan adil.”

Hal serupa diungkapkan Kepala Desa Tuakepa, Antonius Doweng Teluma, A. Md. Par. Dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Desa Tuakepa ditahun 2023 akan menganggarkan sedikit modal untuk mendukung usaha kelompok Difabel Bunga Lamamelek.

Pada kesemapatan yang sama, Direktur Caritas Keuskupan Larantuka, Romo Marianus D.T Welan dalam sambutanya memberikan banyak motivasi serta menjelasakan hak-hak kaum difabel yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan masayrakat.

Kelompok difabel di wilayah kecamatan Titehena hanya dua Desa yakni Desa Tuakepa dan Desa Leraboleng oleh karena itu perlu disyukuri. Ungkapnya.

Ketua Stasi St. Yoseph Lewotobi Evaritus Lawe Sogen mengucapkan apresiasi atas kerja sama yang dibangun oleh Pemdes Tuakepa dan pihak Gereja.

Iaberharap kedepanya Pemdes dan Gereja terus membangun kerjasama yang baik untuk kesejahteraan para kaum Difabel.

Mewakili suara anggota kelompok, Ketua BPD Tuakepa Mikhael Lakarua Sogen menyampikan beberapa aspirasi kelompok difabel kepada pemerintah desa dan Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur untuk memperhatikan secaraserius kaum difabel.

Memanggapi aspirasi tersebu, ADPRD Flotim, Rofinus Kabelen menjelasakan ADPRD memiliki kewajiban untuk mendukung serta mempunyai tanggungjawab terhadap kaum difabel.
“ADPRD Kabupaten Flores Timur telah membuat Perda Inisiatif No 5 Tahun 2017, guna mendukung kesetaraan hak-hak kaum difabel. Lagian Komisi yang menangani kamum difabel itupun saya yang ketuanya, jadi semua pokok pikiran dari kelompok hari ini saya akan merumuskan menjadi suatu kebijakan yang harus dipandang perlu oleh kami anggota DPRD.” Tegas Ketua DPD PAN itu.

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90