Kegaduhan Idul Fitri dan Barometer Kekuatan Ormas

- Jurnalis

Kamis, 20 April 2023 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA. Menjelang Hari raya Idul Fitri 1444 H terjadi kegaduhan penetapan 1 syawal.  Dua ormas besar di negeri ini telah menetapkan dengan ikrar keyakinannya masing-masing, tapi tahukah anda ada ormas lain yang sudah menetapkan hari KAMIS sebgai 1 syawal 1444 H ?

Pemerintah kepemimpinan Jokowi sebagai ulul amri yang”kudu” dianut oleh rakyat belum secara resmi memutuskan kapan 1 syawal 1444 H, tapi suara-suara sumbang di media terus menerus menggempur keyakinan muslim yang berpuasa segera melakukan iftiroh (pembatalan) puasa ramadhan dengan dalil ikrar serta keyakinannya masing-masing.

Tanggal 1 Syawal ditetapkan sebagai hari raya (idul fitri) umat Islam. Idul fitri adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Sareat islam telah mengatur pada tingkat haram bahwa pada hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk berpuasa. Meskipun tidak ada sesuatu yang bisa dimakan, paling tidak seseorang harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa. Berdasar pada kitab Matan Al Ghoyah wat Taqrib menyebutkan

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Kegaduhan Idul Fitri dan Barometer Kekuatan Ormas Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صِيَامِ يَوْمَيْنِ: يَوْمَ الفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى – متفق عليه

Rasulullah ﷺ melarang berpuasa pada dua hari: hari Fithr dan hari Adha.” (HR Muttafaq ‘alaihi).

Ada 5 macam penentuan awal bulan menurut Muh. Hadi Bashori dalam buku Penanggalan Islam, sebagai berikut :

  1. Hisab atau perhitungan. Metode ini diadopsi organisasi keagaamaan Muhammadiyah, yang menetapkan awal dan akhir bulan Islam berdasarkan perhitungan bulan atau hari.
  2. Mengamati bulan sabit. Metode inilah yang dilakukan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU).
  3. Hisab Imkan Rukyat. Metode ini dianggap sebagai jalan tengah antara pendapat hisab atau perhitungan dan rukyatul hilal (pengamatan hilal). Di mana setelah melihat hilal dalam batas angka minimum tertentu, baik dari perhitungan ataupun pengamatan, kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk angka-angka. Sedangkan di Indonesia ada dua pendapat berbeda yang dipakai yakni pendapat kriteria imkan rukyat MABIMS (Majelis Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia) dan kriteria Thomas Djamaluddin. Pemerintah Indonesia menggunakan kriteria imkan rukyat MABIMS yaitu
  • Pada saat matahari terbenam ketinggian bulan di atas cakrawala minimum 2 derajat dan sudut elongasi (jarak lengkung) bulan-matahari minimum 3 derajat.
  • Atau pada saat bulan terbenam usia bulan minimum 8 jam dihitung sejak ijtimak (keluarnya bulan baru).
  1. Melihat pasang surut air laut. Ini jadi salah satu metode unik dan menarik dalam penentuan awal bulan qamariyah, termasuk awal bulan Ramadhan yaitu dengan melihat fenomena pasang surut air laut.
  2. Perhitungan Jawa. Perhitungan ini juga dikenal dengan istilah hisab aboge, perhitungan ini merupakan sistem perhitungan pertama kali yang digunakan di Indonesia ini karena adanya upaya interelasi agama Islam budaya Jawa dengan kalender Saka dipadukan dengan kalender hijriyah dan kelompok ini sudah menetapkan pada hari KAMIS, (20 April 2023) sebagai 1 syawal 1444 H.
BACA JUGA :  Mas Andre Hariyanto Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 H

Menjelang pemilihan umum tahun 2024, kegaduhan penetapan awal syawal ini sekaligus menjadi barometer kekuatan ormas di negara tercinta ini dengan indikator jumlah terbanyak pengikut sholat ied fitri hari Jumat (21 April 2023)  atau pengikut shoalt ied fitri hari Sabtu (22 April 2023) dan indikator ke dua adalah keperpihakan pemerintah dalam keputusan isbat nanti malam (Kamis, 20 April 2023).

Kekuatan ormas ini banyak di klaim kemudian hari menentukan pilihan pada organisasi partai politik yang dibentuk oleh Ormas Islam. PKB sebagai orpol wadah yang dibentuk oleh NU, PAN orpol sebagai wadah politik orang-orang Muhammadiyah dan PPP sebagai organisasi politik umat islam secara umum. Tapi indikator ini pada dekade 2018 sudah mengalami perubahn yang drastis, karena dalam banyak penelitian menemukan bahwa faktor agama dan organiasi pemilih tidak  ada hubungan signifikan dalam menentukan perolehan suara mayoritas organiasi politik yang dibentuk. Dengan demikian umat islam semakin cerdas memilah dan memilih… budaya manut kiyai… opo jare kiyaine…. sudah mulai luntur…………….Wallahushowab.

Berita Terkait

Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting
Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha
Perjuangan Pendamping Proses Produk Halal (P3H): Tantangan dan Kontribusi dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia
Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan
Warga Patani Barat Keluhkan Ruas Jalan Yang Rusak dan Tergenang Air
Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal
Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang
13 Tahun “Mangkrak” Jadi Temuan BPK, GOR Asahan Sudah habiskan Rp.16,2 Milyar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:14 WIB

Pemerintah Nagari Sikabau Laksanakan Musyawarah RKP Nagari Tahun 2025, DU RKP 2026 Dan Rembug Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:29 WIB

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Rabu, 12 Juni 2024 - 06:58 WIB

Perjuangan Pendamping Proses Produk Halal (P3H): Tantangan dan Kontribusi dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:37 WIB

Alami Luka Serius Petambak Bumi Dipasena Lampung Selamat dari Terkaman Buaya Saat Mencari Ikan

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:34 WIB

Hari Ketiga Nias Pro 2024 : Peselancar Wanita Asal Australia Dominasi Kategori, Singkirkan Peselancar Lokal

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:32 WIB

Terkait Isu Kecurangan Distribusi LPG 3 Kg di Beberapa Pangkalan, Ini Kata Dirut PT. Putra Siarang

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:16 WIB

13 Tahun “Mangkrak” Jadi Temuan BPK, GOR Asahan Sudah habiskan Rp.16,2 Milyar

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:59 WIB

Isu Korupsi Persatuan Wartawan Indonesia, Pimpinan Media SUARA UTAMA Andre Hariyanto buka Suara ke Dewan Pers

Berita Terbaru

Berita Utama

Antusias Pengunjung Hotel Grand Verona Naik Jelang Iduladha

Rabu, 12 Jun 2024 - 07:29 WIB