Kabut Hitam Peranan dr. Irwan Herli Di Polemik Dugaan Pungli Diskes Kampar.

- Publisher

Rabu, 1 Mei 2024 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Dinas Kesehatan Kampar

Dinas Kesehatan Kampar

SUARA UTAMA, Bangkinang – Kasus pungli yang menyeret eks Kadiskes Kampar dr. Zulhendra Das’at masih terus bergulir walau hampir setahun tetapi masih belum rampung oleh Ditreskrimsus Polda Riau, sekarang kembali mencuat nama baru selain Marneyn (Kapus Sei. Pagar), ada nama baru yang diduga punya peranan penting Ia adalah dr. Irwan Herli Kepala Puskesmas Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang disebut – sebut ada andil besar dalam dugaan pungli pada jum’at, (12/05/2023) silam.

Adapun peranan dr. Irwan Herli sangat penting didalam dugaan kasus pungli itu, dimana Ia merupakan ketua forum Kepala Puskesmas (Kapus) Kampar melalui hasil rapat Senen, (08/05/2023) dan informasinya yang diperoleh dr. Irwan Herli sendiri yang mengajukan diri untuk mengetuai forum Kapus itu dan diamini oleh semua anggata rapat forum Kapus.

BACA JUGA :  Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin

Sedang Muhammad Raffi pada awalnya menolak untuk dijadikan bendahara di forum Kapus tersebut, tetapi karena peserta rapat tetap keukeh menunjuk Muhammad Raffi menjadi bendahara forum Kapus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut informasi dari Muhammad Raffi dr. Irwan Herli sendiri yang mengajukan dirinya menjadi ketua forum Kapus,” ujar eks Kadiskes Kampar menjelaskan, Selasa (30/04/2024)

“Sedangkan Muhammad Raffi awalnya tidak mau menjadi bendahara forum Kapus, tetapi rekan peserta rapat tetap ngotot atau keukeh meminta Muhammad Raffi menjadi bendahara forum Kapus itu,” pungkas dr. Zul panggilan akrab eks Kadiskes Kampar.

Dari forum Kapus ini perkara keinginan penyelesaian kasus dugaan penyelewengan dana JKN di Puskesmas Airtiris dan Puskesmas Laboy Jaya yang saat itu tengah diusut oleh tim Ditreskrimsus Polda Riau, disini diduga peranan dr. Irwan Herli mempunyai peran yang kuat dalam kekisruhan dugaan pungli itu, dan menimbulkan pertanyaan dibenak kita bersama mengapa dr. Irwan Herli tidak ada dipersangkakan dalam hukum dengan peranannya sebagai ketua forum Kapus Kampar ini?

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai

 

 

Penulis : Joell

Sumber Berita : Media Suara Utama

 

Berita Terkait

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin
Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi
Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP
Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko
Geger di Desa Mampun Baru! Pria Luka Serius Dibacok Istri Siri, Polres Merangin Ungkap Kronologi
Kejati Jambi Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Anggaran Setwan DPRD Merangin, Kerugian Negara Capai Rp19,54 Miliar
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Puluhan Barang Bukti dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum! Tumenggung Jang dan 7 Perusuh Lainnya Digulung ke Polda Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan Jawariah Naik ke Penyidikan, Polsek Tabir Terbitkan SP2HP

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Kejari Merangin Eksekusi 7 Terpidana Kasus Renah Alai ke Lapas Bangko

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp