John Gobay: Dampak tailing meluas keluar wilayah kontrak karya Freeport

Jumat, 25 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA JAYAPURA – Ketua Poksus Papua, John Gobay, mengatakan dampak dari tailing PT Freeport Indonesia telah meluas keluar wilayah kontrak karya dan berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar area pertambangan.

“Sejak 10 tahun terakhir ini, imbas dari pembuangan sisa limbah PT Freeport Indonesia sedang berdampak langsung kehidupan masyarakat Sempan Timur, Agimuga, dan Jita,” Katanya, Jumat (25/11/2022).

Gobay mengatakan dampak dari tailing sudah melewati batas wilayah kontak kerja PT Freeport bagian wilayah Sempan Timur.

“Oleh sebab itu, saat ini yang perlu didorong supaya dibicarakan kembali dengan PT Freepot Indonesia terkait dampak yang terjadi di masyarakat dan meluasnya tailing PT Freeport Indonesia itu,” Katanya.

Gobay mengatakan dari fakta masyarakat yang terdampak tailing PT Freeport Indonesia, tiga desa di wilayah gunung dan lima desa di wilayah pantai tidak berdampak bagi masyarakat. Padahal menurut informasi yang didapatkan bahwa dana kompensasi untuk masyarakat itu dikelola oleh Yayasan Wartsing dan Yayasan Yluamako sejak tahun 2001.

“Kami akui bahwa kompensasinya setiap tahun dibayar oleh PT Freeport Indonesia melalui yayasan sebagai ganti rugi selama perusahaan beroperasi. Kami menilai hal ini ada kaitan erat dengan hasil gugatan arbitrase oleh Bapak Tom Beanal dulu, dan menurut mereka ini tidak ada masalah,” Katanya.

BACA JUGA :  14 Pelajar Intan Jaya SAI Bogor Siap Ikut Natal IPMMO Surabaya

Lanjut Gobay, bahwa salah satu poin penting yang diperoleh dari masyarakat adalah dampak tailing sudah melewati batas area kontrak kerja PTFI.

“Selama ini banyak orang tidak tahu kalau tailing melewati batas wilayah AMDAL. Sisa tailing sudah masuk di muara sungai Omouga, Inauga, bahkan sampai di Kampung Otya yang sering disebut Otakwa, masyarakat Sempan Timur [Mimika Timur Jauh], Agimuga, dan Jita tapi juga arah Mimika Barat,” Katanya.

Gobay mengatakan pada zaman Belanda, kemudian berganti ke Jepang, wilayah Kokonao dalam sekali airnya, jernih biru, sampai kapal-kapal dari luar negri semua masuk di pelabuhn Atapo Kokonao. Tapi dengan adanya PT Freeport Indonesia sekarang sungai itu sudah sangat dangkal.

“Pendangkalan, itu artinya, limbah terhormat ada jalan dibawa pasir, dan pasir didongkrak oleh limbah itu ke atas, maka terjadilah pendangkalan sungai. Oleh sebab itu, saya harap Freeport dan pemerintah terbuka dan mau mencari solusi,” Katanya. (*)

Berita Terkait

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 
Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar
PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:31

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:31

Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:30

Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06

Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38

PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?

Berita Terbaru