Hikmah Idul Adha 1445: Gapai Kebahagian Sejati

- Publisher

Senin, 17 Juni 2024 - 12:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Idul Adha 1445 (suara utama) :Carva

Idul Adha 1445 (suara utama) :Carva

SUARA UTAMA, Alhamdulillah, pagi ini (Senin, 17/6/2024), kami melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Baitussalam, Kampung Bumi Dipasena Jaya. Jaraknya hanya selemparan batu dari rumah kami.

Khutbah kali ini disampaikan oleh Ustadz muda, Iqbal, yang mengangkat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak tercintanya, Ismail, demi ketaatan kepada Allah. Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya pengorbanan dan ketaatan dalam kehidupan.

Menurut Ustadz Iqbal, kenikmatan dunia memiliki dua ciri utama:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Kenikmatan yang Disertai Kesulitan:

Apa yang kita dapatkan melalui perjuangan dan kerja keras akan terasa lebih berharga. Seperti makanan sederhana yang terasa luar biasa saat kita lapar.

BACA JUGA :  KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

2. Perhiasan yang Menipu:

Kenikmatan dunia seringkali hanya tampak indah dari kejauhan. Setelah kita memilikinya, seringkali rasanya biasa saja, dan kita terus menginginkan lebih.

Beliau juga mengingatkan bahwa kenikmatan sejati tidak terletak pada materi yang kita miliki, tetapi pada rasa syukur dan kebahagiaan yang kita rasakan.

Memperhatikan apa yang disampaikan Ustadz Iqbal dalam khutbahnya menurut penilaian subyektif saya pribadi, bahwa kenikmatan dunia seringkali menipu. Sangatlah tepat.

Faktanya kenikmatan tidak terletak pada materi atau capaian yang kita sudah miliki, karena bila sudah kita miliki ternyata rasanya biasa saja, miminjam istilah Jawa: Sawang Sinawang-sebuah pribahasa yang hampir sama artinya dengan rumput tetangga akan terlihat lebih hijau .

BACA JUGA :  Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Sebagai contoh, kenikmatan saat kita mengendarai mobil “mewah” bukanlah tentang kenyamanan saat kita di dalam mobil tersebut, yang saya rasakan, tak jauh berbeda, sama saja. Apalagi jika pikiran kita sedang suntuk dengan berbagai masalah.

Justru yang merasakan nikmat naik mobil “mewah” adalah angan/ambisi dan pandangan orang lain yang belum memiliki mobil tersebut. Saat membayangkan betapa nikmatnya memiliki mobil mewah. Inilah yang disebut dengan menipunya dunia.

Kenikmatan dunia akan terasa lebih indah saat apa yang kita suka, cinta dan raih, mampu kita lepaskan semata karena ketaatan kita kepada Allah. Itulah teladan yang dapat kita ambil dari pengorbanan Nabi Ibrahim.

BACA JUGA :  Pernyataan Hotman Paris, Pemred SUARA UTAMA Ajak Hormati Profesi Wartawan

Momentum Idul Adha mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati tidak datang dari hal-hal materi, tetapi dari rasa syukur dan kebahagiaan dalam hati. Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan kita bahwa ketaatan dan pengorbanan demi kebaikan yang lebih besar adalah kunci untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki.

Selamat Hari Raya Idul Adha 2024. Mari kita renungkan makna sejati dari pengorbanan dan kebahagiaan.

 

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga
Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Berita ini 287 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:11 WIB

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:28 WIB

KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Berita Terbaru

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/