Dua Tatib Dewan Adat Diterapkan Untuk Masyarakat Wilayah Aweetadi Patuh

- Jurnalis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

SUARA UTAMA, PANIAI – Hari Akbar Dewan Adat Wilayah II Paniai, Paniai Barat Obano menggelar Musyawarah Akbar dengan topik ‘Makii Dobiyo Akikida Douya’ pada Sabtu, (26/11/2022) di Aula Katolik Obano, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Musyawarah Akbar ini dihadiri Kepala Distrik Paniai Barat Semuel Degei, Kepala Suku Paniai Barat Vitalis Pigai bersama Wakil Kepala Suku Yusak Kudiai dan representasi tokoh-tokoh serta komponen masyarakat di wilayah Paniai Barat Obano.

BACA LAGI: Dewan Council Pemerintah Sementara West Papua wilayah Bomberay nyatakan sikap Tolak Dialog Jakarta-Papua.

Dalam Musyawarah Akbar secara kolektif membahas, berdiskusi dan menerapkan upaya-upaya berantas penyakit sosial seperti konsumsi pinang dan minum – minuman keras (Miras) dari batas ke batas wilayah adat Paniai Barat.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Dua Tatib Dewan Adat Diterapkan Untuk Masyarakat Wilayah Aweetadi Patuh Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Suku Paniai Barat Obano Vitalis Pigai mengatakan, penggelaran Musyawarah Akbar ini agar secara kolektif mencegah dan memberantas beragam penyakit sosial yang beredar di wilayah adat Aweetadi.

BACA :  ALC BERDIKARI, Best Trainer Neng Geulis Hj. Nenden Berbagi ilmu Laporan Keuangan bersama AR Learning Center

“Untuk sama-sama proteksi dan ciptakan kondisi lingkungan hidup bermasyarakat yang aman, tertib, terkendali dan bahkan terhindar dari penyakit sosial lainnya” ujar Vitalis.

BACA LAGI: TPKP Tak Jujur Terungkap Pelaku, Dewan Adat Dogiyai: Kami Bentuk Tim Penyelidik Alik

Ia bakal meminta masyarakat untuk  sama-sama berantas minum-minuman keras dan komsumsi pinang yang segelintir pemuda dilakukan di wilayah Paniai Barat.

“Kendati ada pemuda ataupun masyarakat konsumsi pinang dan/atau miras akan dikenakan sangsi berupa uang sesuai keputusan peradilan dewan adat,” ungkap Vitalis tegas.

Sudah ada keputusan dewan adat, Pigai mengatakan tidak ada seorangpun dapat diganggu ataupun digugat sedikitpun peraturan tata tertib yang ditetapkan.

“Barang siapa melakukan aktivitas miras ataupun makan pinang – orang tersebut diminta tanggung jawab,” katanya.

Lanjut Vitalis, apapun alasannya, siapa dan darimana asalnya – akan menanggung korelasi dari tindakan dan perbuatannya sendiri.

BACA LAGI: Pansus (DPRD) Deiyai Sosialisasi Dua Raperda Strategis

“Kami tegaskan lagi bahwa tidak boleh ada pemuda ataupun masyarakat yang makan pinang dan pesta miras di wilayah adat Paniai Barat,” tegas Vitalis Pigai.

BACA :  Kolaborasi Ikatan Pelajar Riau Yogya, Aksi Inspirasi Indonesia, YPPN dan AR Learning Center Peduli Penyaluran Gempa bumi Cianjur

Kepala Distrik Paniai Barat Semuel Degei pun mendukung dan mengapresiasi upaya dan kerja kongkrit yang dilakukan dewan adat di wilayah Paniai Barat. Dirinya sebagai kepala wilayah pinta untuk menindaklanjut dan menerapkan peraturan peradilan dewan adat yang termusyawarah.

“Supaya tidak ada pemuda ataupun masyarakat yang konsumsi miras, makan pinang dan dampak penyakit lain,” katanya.

BACA LAGI: Badan Pengurus Korwil Deiyai Resmi Melantik Panpel Wisudawan-Wisudawati

Kepala Distrik juga mengingatkan kepada  masyarakat untuk sama-sama mendorong upaya-upaya dewan adat demi proteksi tanah, alam dan lingkungan masyarakat adat setempat.

“Saya minta untuk menjerat pasal komsumsi miras dan pinang sesuai peraturan yang dibuat dan ditafsir dewan adat,” katanya.

Degei sebagai kepala wilayah Paniai Barat pun meminta masyarakat untuk mematuhi dan mengacu pada peraturan peradilan dewan adat.

“Jika ada yang intensif melakukan tindakan-tindakan serupa maka mesti diproses sesuai peraturan peradilan dewan adat,” tegasnya.

Semarak Tasyakuran Sekretariat Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Suara Utama dan AR Learning Center di Joglo Wahyun Asror dua Yogyakarta

Selanjutnya Pimpinan Dewan Adat bersama masyarakat menerapkan tata tertib sebagai pedoman berdasarkan keputusan dewan adat, diantaranya:

Perkuat Kaderisasi dan Silaturahmi, Yayasan AR Learning Center Sukses Gelar Webinar Nasional bersama Trainer Internasional

Pertama, bagi siapa yang memproduksi dan mengkonsumsi kapur, sirih, dan pinang dikenakan sangsi berupa uang sebesar Rp. 20.000.000 (Dua puluh juta).

BACA :  Siwaratri 2024, Perayaan di TMII Berlangsung Khusyuk dan Mengesankan

Kedua, bagi siapa yang memproduksi dan mengkonsumsi minuman keras (Miras) dikenakan sangsi berupa uang sebesar Rp. 20.000.000 (Dua puluh juta).

Pimpinan Dewan Adat bersama masyarakat adat Paniai Barat menyatakan sikap bahwa konsumsi pinang dan miras bukan tradisi orang Mee.

Dalam rentang waktu tidak lama ini, Dewan Adat bersama tim penindak akan menempel papan nama di masing-masing kampung untuk masyarakat ketahui bersama.

Berita Terkait

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center
Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu
7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri
Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera
6 Tantangan Jurnalis dalam Mempertahankan Integritas dan Kebenaran
Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian
Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan
Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:45 WIB

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center

Senin, 15 April 2024 - 22:08 WIB

Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu

Senin, 15 April 2024 - 20:46 WIB

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 April 2024 - 14:45 WIB

Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera

Minggu, 14 April 2024 - 22:30 WIB

Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian

Sabtu, 13 April 2024 - 20:43 WIB

Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan

Sabtu, 13 April 2024 - 13:45 WIB

Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik

Jumat, 12 April 2024 - 16:24 WIB

Arus Balik Pemudik Mulai Padati Bakauheni Lampung

Berita Terbaru

Nafian Faiz (SUARA UTAMA.ID)

Artikel

Sidak Setelah Mudik Masih Efektifkah?

Rabu, 17 Apr 2024 - 12:00 WIB

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB