Dogiyai, api misterius kembali hanguskan puluhan rumah; Siapa pelaku sebenarnya?

- Jurnalis

Senin, 23 Mei 2022 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Jayapura – Dogiyai kembali dikagetkan dengan terbakarnya puluhan rumah milik warga Non-papua secara misterius. Api kali ini berawal dari rumah milik warga Toraja samping Polsek Kamuu Kabupaten Dogiyai pada malam minggu( 22/05/ 2022 ).

Di tengah penolakan DOB,Otsus dan Mapolres oleh rakyat Dogiyai melalui aksi demonstrasi dengan agenda yang sama secara berturut, terakhir pada 10 Mei 2022 lalu, minggu malam dini tadi rakyat kembali dikagetkan dengan kebakaran yg menghanguskan puluhan rumah dan kios.

Hampir sepanjang bulan Mei kebakaran tersebut terus terjadi secara misterius. Sasaran utama dari rentetan peristiwa kebakaran adalah rumah milik warga Non-Papua.

Banyak sumber mengatakan, belum tahu pasti siapa pelaku sesungguhnya dari rentetan kebakaran rumah milik warga tersebut.

Peristiwa tersebut, bahkan Kapolres enggang membeberkan karena belum tahu pasti siapa dalang dibalik rentetan peristiwa kebakaran.

Sebagaimana menurut data yg dihimpun Suara Utama.ID, kebakaran pertama terjadi pada Selasa, (3/5/2022)lalu.
Api melahap enam unit bangunan kios dan satu apotek di Kampung Ikebo, Distrik Kamu. Kebakaran kembali terjadi pada Sabtu dini hari (7/05/2022 ) di Pasar Bomonani, Distrik Mapia. Di sana sembilan kios terbakar.

Selanjutnya kembali terjadi terbakar kios pedagang di Idakebo, Kamuu Utara, pada Senin dini hari (9/5/2022). Kemudian, pada tanggal 19 Mei 2022 deretan rumah milik warga pendatang di Kampung Ekemanida, Distrik Kamu, terjadi kebakaran pada pukul 12.00.

Kejadian Minggu, (22/5/2022) malam di antaranya rumah milik warga Toraja samping Polsek Kamuu, Sekretariat KNPB Wilayah Dogiyai, deretan kios di komplek Puskesmas Mowanemani. samping gereja Ebenezer Mowanemani, rumah adat ‘Emaawa’ milik warga Kotopa, sederetan kios di Kampung Ikebo, persimpangan jalan menuju Kamuu Selatan sebelah kiri(Jubi).

Sementara itu Jhon F Tebai Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai yg juga Ketua UKM Demokrasi HAM dan Lingkungan (DEHALING) Universitas Cendrawasih ini meminta upaya Pemerintah Dogiyai dan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dan aktor dibalik semua ini. Dan segera tangkap dan adili pelaku pembakaran rumah dan kios tersebut.
Ia mengatakan jika kebakaran berturut-turut semacam ini, kami menduga bahwa pasti ada pihak atau aktor dibalik Peristiwa kebakaran tersebut.

“Rakyat Dogiyai sudah menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi dengan agenda yang sama, terakhir pada tanggal 10 Mei 2022 didepan kantor bupati Dogiyai,”ujarnya.

Lanjutnya, beberapa hari setelah demo tersebut, rakyat Dogiyai dikagetkan dengan peristiwa kebakaran kios milik Lamba didekat jembatan kali Tukaa lalu kebakaran terjadi di Bomomani-Mapia.

Selanjutnya idakebo, kemudian disusul dengan terbakarnya rumah warga di ekemanida distrik kamuu. Dan yang terakhir peristiwa kebakaran yg terjadi pada malam ini 22 Mei 2022 di moanemani samping Polres Kamuu Kabupaten Dogiyai,”ungkapnya.
Untuk dirinya supaya meminta kepada semua pihak agar tetap menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat Di Dogiyai kami tidak mau ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,”tutupnya.


Pernyataan Polres Dogiyai


Dilansir Antara, “memang benar Minggu malam hingga Senin dini hari, terjadi pembakaran rumah warga di tiga lokasi sehingga mereka mengungsi ke pos TNI-Polri,” kata Kapolres Dogiyai Kompol Bambang Suranggono.

Pihaknya belum bisa pastikan kelompok mana yang melakukan pembakaran. Namun diduga masyarakat asli Dogiyai dan sekitarnya.

“Belum dipastikan karena mereka sudah bergabung yang awalnya berupaya membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mengalihkan ke rumah warga.

Saat ini aparat keamanan bersiaga dan dan Kapolres Bambang sudah meminta bantuan penambahan pasukan untuk mengantisipasi pembakaran susulan.

BACA :  Calon Anggota PPS Dogiyai Jalani Tes Wawancara

Berita Terkait

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center
Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu
7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri
Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera
6 Tantangan Jurnalis dalam Mempertahankan Integritas dan Kebenaran
Hari H Plus Empat Aidul Fitri 1445 H, Ribuan Warga Sesaki Wahana Pemandian Panjupian
Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan
Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:45 WIB

Kanit Intelkam Polda Babel Raih Predikat Hukum dan Mediator di AR Learning Center

Senin, 15 April 2024 - 22:08 WIB

Liburan ke Jatim Park 3, Nginepnya Wajib di Villa Kawan Jaya Junrejo Batu

Senin, 15 April 2024 - 20:46 WIB

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 April 2024 - 14:45 WIB

Puncak Arus Balik 39 Ribu Lebih Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera

Senin, 15 April 2024 - 06:14 WIB

6 Tantangan Jurnalis dalam Mempertahankan Integritas dan Kebenaran

Sabtu, 13 April 2024 - 20:43 WIB

Ketua DAP Wilayah III Domberay Tegaskan Ada Proteksi Kependudukan

Sabtu, 13 April 2024 - 13:45 WIB

Pasutri ini Nekad Bermotor dari Kalimantan Utara ke Tulang Bawang Lampung Setelah 4 Tahun Tak Mudik

Jumat, 12 April 2024 - 16:24 WIB

Arus Balik Pemudik Mulai Padati Bakauheni Lampung

Berita Terbaru

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB