banner 728x250

Yafet Boma: Hidup Sekali, Mati Sekali Berjuang Sampai Papua Bebas

Hidup sekali. Mati sekali. Musuh kami jelas. Kami siap lawan sampai Papua bebas dari tangan kolonial Indonesia

received 716820476112544 Yafet Boma: Hidup Sekali, Mati Sekali Berjuang Sampai Papua Bebas Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Foto: Pimpinan Kompi A Tage Mogoutouda seusai dilantik oleh Kepala Batalion IV Wilayah Barat Enauto Yewokogopa Yafet Boma/Sepi/Suara Utama.
banner 120x600
744 Kali Dibaca

SUARA UTAMA, PANIYAI – Kepala Batalion IV Enakida Yewokogopa Yafet Boma melantik Kompi A Tage Mogoutouda Komando Daerah Pertahanan Militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) belum lama ini. Acara pelantikan dan sumpah janji tersebut dilaporkan oleh Kepala Batalion IV Enakida Yewokogopa Yafet Boma yang diterima Suara Utama ID, Senin (16/05/2022) melalui via telepon seluler.

Baca lagi: Hari Aneksasi 1 Mei 1963, KNPB: Siapa Musuh Rakyat Papua Sebenarnya?

Kepala Batalion IV Enakida Yewokogopa Yafet Boma mengatakan pihaknya melantik Kompi A Tage Mogoutouda atas nama moyang bersama leluhur dan alam bahkan rakyat jadi saksi.

Foto: Poster Pamflet Kelas Jurnalistik Official 1 bulan pelatihan menulis pada 15 Juni - 15 Juli 2022/Suara Utama ID
Foto: Poster Pamflet Kelas Jurnalistik Official 1 bulan pelatihan menulis pada 15 Juni – 15 Juli 2022/Suara Utama ID

“Atas nama Allah bangsa Papua, atas nama moyang bersama leluhur dan alam Tage Mogoutouda secara resmi kami pundakan amanah termulia,” bebernya.

Foto: Poster Pamflet Kelas Jurnalistik Official 1 bulan pelatihan menulis pada 15 Juni - 15 Juli 2022/Suara Utama ID
Foto: Poster Pamflet Kelas Jurnalistik Official 1 bulan pelatihan menulis pada 15 Juni – 15 Juli 2022/Suara Utama ID

Ia menuturkan mandat atau amanah yang diembang sebagai tongkat komando untuk menyelamatkan rakyat dan bangsa tertindas.

“Bersumpah janji di hadapan Allah, alam bersama leluhur bangsa Papua, tulang belulang yang mendahului kita, rakyat jadi saksi dikala pelantikan,” tambahnya lagi.

“Hidup sekali. Mati sekali. Musuh kami jelas. Kami siap lawan sampai Papua bebas dari tangan kolonial Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, pelantikan ini merupakan perkuatkan basis bakal kekuatan rakyat bertambah untuk mengusir Indonesia dari tanah Papua.

Foto: Pamflet poster kesempatan bergabung menjadi Penulis dan Jurnalis di Media Suara Utama ID/Mas Andre Hariyanto
Foto: Pamflet poster kesempatan bergabung menjadi Penulis dan Jurnalis di Media Suara Utama ID/Mas Andre Hariyanto

“Musuh kita bukan siapa-siapa, musuh kita adalah sistem klonialisme, kapitalisme dan militerisme atas tanah Papua. Kita bersatu dan rakit kekuatan, kita lawan,” tuturnya.

Selagi tunggu agenda revolusi, kata dia, mesti bersatu-padu dalam tubuh pergerakan perjuangan pembebasan menuju Papua Merdeka.

Baca lagi: Polisi Larang Aksi 10 Mei, Jubir PRP: Polisi Tidak Punya Hak Membatasi Kami

“Jika siapa pun yang berani izinkan militer masuk di wilayah barat, saya siap eksekusi dan saya siap bertanggung jawab,” kata Boma.

Selain itu, Boma mengungkapkan seluruh Kodap, Batalion dan Kampi punya strategis dan taktik melawan militer Indonesia.

“Perjuangan jangan ibarat bantal. Kita  bersatu mengusir unsur militer Indonesia dari tanah Papua,” ujar Boma.

Baca lagi: Massa Aksi di Manokwari Dihadang Aparat Kepolisian: Tugas Polisi Mengayomi Rakyat

Terpisah, Kepala Kompi A Tage Mogoutouda, Nelius Pigai mengatakan selama ini pihaknya tunggu SK pelantikan. Sehingga ia mengembang amanah yang dimandatkan dari pimpinan Batalion Wilayah Barat.

“Kami tidak akan tunggu agenda lagi, kami sebagai militer TPNPB Komando Nasional siap menjalankan tugas atau amanah yang dimandatkan,” katanya.

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90