Diduga Alergi Terhadap Media Dan Banyak Masalah, Inspektur Sekaligus Kakak Ipar Bupati Tasikmalaya Dan Sekdisnya Blok WA Wartawan!!!

- Wartawan

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraUtama.id | Tasikmalaya, Jawa Barat,- Lagi-Lagi Terjadi salah satu perilaku kurang baik dari oknum pejabat yang ada di Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya yang memblokir nomor WhatsApp wartawan terjadi ke sekalian kalinya. Kali ini pelakunya tiada lain adalah para pejabat utama diruang lingkup Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan unsur pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Inspektur dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Sejatinya Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya mempunyai tugas membantu Bupati dalam membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan oleh Perangkat Daerah.

Namun hal tersebut lain dengan apa yang terjadi di Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Inspektur bersama Sekretaris nya malah berbalik arah dan terkesan tutup mata serta alergi terhadap media sebagai mitra dari pihak Pemerintahan dalam melaksanakan tugas fungsi pengawasan melalui kontrol sosial dan menyajikan informasi terhadap publik. Sebelumnya Kepala Inspektorat atau yang dikenal sebagai Inspektur Kabupaten Tasikmalaya atas nama Agus Bakhtiar yang diketahui sebagai Kakak kandung dari istri Bupati Tasikmalaya memblokir nomor telepon whatsapp milik tim suarautama.id saat dimintai tanggapannya menyikapi viralnya sejumlah pemberitaan terkait maraknya dugaan pungutan liar (PUNGLI) program PTSL pada tahun 2022 lalu dibeberapa Kecamatan.

Pejabat di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah memblokir nomor WhatsApp wartawan, menunjukkan sikap kurang kooperatif terhadap media. Setelah Inspektur Kabupaten Tasikmalaya, Agus Bakhtiar, yang juga kakak ipar dari istri Bupati, kali ini Sekretaris Inspektorat, Zalkaf Drasma, diduga telah melakukan tindakan yang sama sebagai respons terhadap sejumlah pemberitaan terkait isu-isu sensitif di daerah Kabupaten Tasikmalaya yang dikirim media ini melalui pesan singkat whatsapp miliknya.

Inspektorat seharusnya bertugas membantu Bupati dalam mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan daerah serta memberikan bantuan teknis kepada perangkat daerah. Namun, tindakan pemblokiran terhadap media ini menimbulkan pertanyaan serius akan keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan daerah.

Pada hari Senin, 08 Juli 2024, tim SuaraUtama.id hendak mengirimkan link pemberitaan kepada Sekretaris Inspektorat, namun upaya ini gagal karena nomor WhatsApp mereka telah diblokir sebelumnya. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Inspektur dan Sekretarisnya mungkin menghindari pertanyaan yang tidak nyaman dari media.

Peraturan Bupati (PERBUP) Nomor 58 Tahun 2016 menegaskan bahwa Inspektorat memiliki fungsi penting dalam pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk kewajiban untuk berkoordinasi dengan media sebagai mitra dalam menyajikan informasi kepada publik.

Sampainya pemberitaan ini diterbitkan, SuaraUtama.id berharap agar Bupati Tasikmalaya dapat mengambil langkah tegas dan proaktif untuk memastikan Inspektur Kabupaten Tasikmalaya Agus Bakhtiar dan juga Sekretaris Inspektur Zalkaf Drasma serta para stafnya agar tidak mengabaikan fungsi dan tugas mereka yang telah diamanatkan dalam peraturan tersebut (Chandra Foetra S).

Penulis : Chandra Foetra S.

Editor : Chandra F. Simatupang.

Berita Terkait

Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!
Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU
Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela
Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!
LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari
Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun
Baru 1,5 Jam Ujicoba Contraflow Distop, Warga Palembang Keluhkan Kemacetan Justru Semakin Parah
agari Tluk Amplu Mengadakan Gotong Royong Bersama Masyarakat
Berita ini 269 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:02 WIB

Dimasa Menjelang Pilkada Serentak 2024, Bupati Tasikmalaya Rubah Nama RSUD SMC Menjadi RSUD KHZ Musthafa Setelah 13 Tahun Berdiri!!!

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:54 WIB

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Senin, 22 Juli 2024 - 19:08 WIB

Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

Senin, 22 Juli 2024 - 18:44 WIB

Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!

Senin, 22 Juli 2024 - 16:17 WIB

LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari

Senin, 22 Juli 2024 - 14:43 WIB

Baru 1,5 Jam Ujicoba Contraflow Distop, Warga Palembang Keluhkan Kemacetan Justru Semakin Parah

Senin, 22 Juli 2024 - 14:22 WIB

agari Tluk Amplu Mengadakan Gotong Royong Bersama Masyarakat

Senin, 22 Juli 2024 - 13:24 WIB

Banjir Halmahera Tengah, Puluhan Pengungsi Desa Lukolamo Diungsikan di Gedung Utama Kodim 1512/Weda

Berita Terbaru

MOU Lazismu dan Kemenag

Berita Utama

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Selasa, 23 Jul 2024 - 11:54 WIB

Parkir Liar di Purbalingga -
suarautama.id 22/7

Liputan Khusus

Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

Senin, 22 Jul 2024 - 19:08 WIB