Dewas BPJS Ketenagakerjaan Menyapa Indonesia ke 27

- Jurnalis

Selasa, 26 Desember 2023 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tanggal 18 Desember 2023 , Dewas BPJS Ketenagakerjaan mengadakan acara Dewas Menyapa Indonesia yang ke 27 dengan tema “ Sebuah Strategi Pengawasan Implementasi Transformasi Talenta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Era Digital Platform” yang bertempat di Learning Centre BPJS Ketenagakerjaan yang dihadiri oleh para stakeholder yang mendukung BPJS Ketengakerjaan.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak H. Yayat Syariful Hidayat selaku Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mengatakan acara ini membahas transformasi digital yang akan dilakukan BPJS Ketenagakerjaan yang banyak melibatkan generasi Millenial saat ini untuk kepentingan stakeholder yang bertujuan untuk pelayanan yang lebih baik melalui platform digital.

Acara seminar ini dilakukan seharian penuh dengan berbagai pakar yang memaparkan potensi millenial dan transformasi digital yang sedang dipersiapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai berikut :

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Dewas BPJS Ketenagakerjaan Menyapa Indonesia ke 27 Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak M Zuhri Bahri sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mengatakan Milenial memiliki peranan penting untuk masa depan di era digitalisasi juga mengikuti perkembangan serta perubahan yang terjadi sehingga BPJS tetap konsisten dalam pelayanan.

BACA :  Fantastis Desa Manisharjo Sukses Dalam Program PTSL Tahun 2023

Bapak Rudy Salahuddin sebagai wakil dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan adanya bonus demografi yang merupakan peluang untuk dimanfaatkan dalam perkembangan pertumbuhan nasional dan itu merupakan generasi Z dan generasi Millenial yang bertanggung jawab atas masa depan bangsa Indonesia

Bapak Yuliandre Darwis sebagai pakar komunikasi mengatakan tantangan yang harus dilewati oleh generasi millenial dan generasi Z adalah generasi yang lebih bertanggungjawab, konsisten, kreatif sehingga dapat melewati tantangan yang terjadi karena perubahan yang sangat cepat.

Bapak DR. Dr. Bayu Prawira Hie, MBA sebagai Akademisi dan Praktisi mengatakan bahwa penduduk Indonesia menggunakan internet dengan 5.7 jam/hari pada tahun 2022. Masyarakat Indonesia cocok untuk menjadi target platform e commerce saat ini.

Bapak Teuku Abdullah Sanny sebagai akademisi dan ilmuwan mengatakan untuk generasi millenial dapat mengolah Big Data dan bekerjasama juga life long learner agar dapat berkembang melewati setiap perubahan yang sangat cepat dan memenuhi atau mendapatkan solusi dari  setiap perubahan yang ada.

BACA :  Wasit Intimidasi Wartawan Enrekang Saat Sedang melakukan Liputan

Bapak Abdur Rahman Irsyadi sebagai Direktur Umum & SDM BPJS Ketenagakerjaan mengatakan sekarang komposisi tenaga kerja BPJS adalah : 6% generasi Z, 23% generasi X, 71 % generasi Milenial. Dengan komposisi tersebut bagaimana mengoptimalkan kemampuan dari generasi milenial dan generasi z dengan membentuk future leader yang kompeten , melalui sistem dukungan digital.

Bapak Effendry Ibnoe sebagai HR Practioner mengatakan Generasi Millenial akan mewakili 75% tenaga kerja global pada tahun 2025. Dan yang menjadi masukan beliau adalah generasi Milenial untuk meningkatkan karir dengan komunikasi yang lebih ditingkatkan, pelayanan yang lebih optimal, kemampuan leadership, membina kerjasama, meningkatkan kemampuan teknis dan sebagainya agar tetap dapat berkompetisi dengan baik dan mengikuti perkembangan zaman.

BACA :  Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Gelar Simulasi

Bapak Yunus Trionggo sebagai HR Practioner mengatakan perusahaan teknologi masih mendominasi pasar hingga tahun 2023, dengan kemajuan teknologi akan mengubah aturan persaingan. Dengan strategi Komunikasi Nasional yang menggabungkan kepedulian dan kesungguhan menciptakan SDM Indonesia Unggul

Bapak Pongki Pamungkas sebagai HR Practioner mengatakan bagaimana setiap kehidupan manusia agar dapat bahagia dan bermakna dalam setiap proses yang dilewati dalam kehidupan. Terusllah dapat berkontribusi positif dan prinsip “memberi” sebagai karakter yang terus dipelihara dalam setiap sendi kehidupan.

Acara ini diharapkan untuk menjadi rekomendasi yang baik internal maupun eksternal termasuk stakeholder, untuk merumuskan kebijakan di era perubahan ini agar tidak saling  menyalahkan nantinya.

Semoga peserta dapat mendapatkan ilmu serta manfaat yang dapat dipakai dalam kehidupan sehari hari.

Dunia berubah dengan sangat cepat. Yang besar tidak akan mengalahkan yang kecil lagi. Yang cepat akan mengalahkan yang lambat. (Rupert Murdoch)

Berita Terkait

Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Lampung Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Idul Adha 1445 H
Selenggarakan Rapim, Pemuda Muhammadiyah Kab. Bekasi Kukuhkan 15 Cabang
28 Tim Wirausaha Mahasiswa PTS LLDikti II Raih Hibah P2MW 528 Juta
Rumah Zakat Dukung Qurban untuk Gaza
MODENA Peduli Pensiun
Dinas Pendidikan Tulang Bawang Larang Kegiatan Study Tour Ke Luar Daerah
532 Peserta Ikut Ujian Tertulis Calon PPS Pemilu Tahun 2024
Ditemukan Seorang Mayat Korban Tenggelam Tanpa Identitas Buat Warga Kutai Kartanegara Heboh !!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 15:07 WIB

Satgas Pangan Polres Tulang Bawang Lampung Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Menjelang Idul Adha 1445 H

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:28 WIB

Selenggarakan Rapim, Pemuda Muhammadiyah Kab. Bekasi Kukuhkan 15 Cabang

Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:02 WIB

Rumah Zakat Dukung Qurban untuk Gaza

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:53 WIB

MODENA Peduli Pensiun

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:00 WIB

Dinas Pendidikan Tulang Bawang Larang Kegiatan Study Tour Ke Luar Daerah

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:01 WIB

532 Peserta Ikut Ujian Tertulis Calon PPS Pemilu Tahun 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:49 WIB

Ditemukan Seorang Mayat Korban Tenggelam Tanpa Identitas Buat Warga Kutai Kartanegara Heboh !!

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:12 WIB

Kunjungan Lapangan DKP dan BBPBL  Mencari Solusi Gagal Panen Udang di Dipasena Lampung 

Berita Terbaru

Pendidikan

Heboh Tata Kelola Perguruan Tinggi: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:15 WIB