Dampak Viral Pemberitaan, Satpol PP Berhentikan Pembangunan Tower Yang Tidak Berizin Di Cigalontang, Kali Ini Polres Tasikmalaya Panggil Pemilik Tanah Dan Perusahaan, Ada Apa???

- Wartawan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraUtama.id | Tasikmalaya, Jawa Barat,- Menindaklanjuti laporan dari sejumlah pemberitaan yang telah viral di media suarautama.id sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tasikmalaya akhirnya turun langsung ke lokasi pembangunan tower atau menara telekomunikasi yang diduga kuat belum memiliki izin tapi sudah melaksanakan kegiatan kontruksi yang ada di Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, (Jum’at, 05 Juli 2024). Tujuan dari Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya tersebut tiada lain adalah melakukan melakukan pengawasan langsung dan menegur sekaligus memperingati pihak perusahaan melalui pemilik tanah agar memberhentikan sementara pekerjaan kontruksi untuk pembangunan tower atau menara telekomunikasi tersebut sebelum semua izin keluar sampai izin dari Dinas Teknis yang memberikan tentang perizinan yaitu DPMTSP Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga pemberitaan sebelumnya dibawah ini ;

Menindaklanjuti Pemberitaan Sebelumnya, Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Akhirnya Melakukan Pengawasan Dan Berhentikan Pembangunan Tower Yang Belum Berizin Di Cigalontang!!!

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Dampak Viral Pemberitaan, Satpol PP Berhentikan Pembangunan Tower Yang Tidak Berizin Di Cigalontang, Kali Ini Polres Tasikmalaya Panggil Pemilik Tanah Dan Perusahaan, Ada Apa??? Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Sana Andriana, SE.,S.Pd.,MM., Kasi Pembinaan Pengawasan Dan Pengaduan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Undang Sudiarto, S.Pd., Stap Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Arifin, Kasi Trantib Kecamatan Cigalontang, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang, Kepala Desa Sirnaraja Asep Yuyun, dan puluhan awak media yang tergabung didalam organisasi Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya, (Jum’at, 05 Juli 2024).

Dihari yang sama, pihak Kepolisian Resort Tasikmalaya mengundang pemilik tanah melalui surat dalam hal undangan wawancara kelarifikasi perkara yang dilayangkan pada tanggal 02 Juli 2024 kepada pemilik tanah tempat pembangunan tower atau menara telekomunikasi tersebut atas berinisial HM yang beralamat di Kampung Sirnaraja Rt 014 RW 005 Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Melalui surat undangan wawancara kelarifikasi perkara nomor B/1161/VII/RES.1.24./2024/Sat Reskrim, dengan rujukan ; a. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana; b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia; c. Pasal 69 ayat (1) Jo. Pasal 61 huruf a Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Pasal 47 Jo. Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi; d. Laporan Informasi Nomor: LI/29/VII/Res.1.24./2024/Sat Reskrim, tanggal 1 Juli 2024: e. Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/283/VII/RES.1.24./2024/Sat Reskrim, tanggal 1 Juli 2024.

BACA JUGA :  Mahasiswa Boston University Selesaikan Program Magang JPP Di DPD PWRI Jabar

Melalui rujukan tersebut diatas, Unit III Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya memberitahukan kepada pemilik tanah berinisial HM bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan perkara dugaan tindak pidana pembangunan Menara Telekomunikasi bersama yang diduga belum memiliki izin mendirikan dari instansi yang berwenang di Kampung Sirnaraja Rt 014 RW 005 Desa Sirnaraja Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, yang diduga dilakukan oleh PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (PROTELINDO). Guna tindak lanjut dari penanganan perkara tersebut, pihak Sat Reskrim Polres Tasikmalaya meminta pemilik tanah berinisial HM untuk hadir memberikan keterangan dan menemui pihak penyidik selaku saksi pada hari Jum’at, 05 Juli 2024 pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai bertempat diruang pemeriksaan Unit III Sat Reskrim Polres Tasikmalaya dengan membawa dokumen terkait serta dokumen pendukung lainnya yang berhubungan dengan Pembangunan Menara Telekomunikasi bersama tersebut.

Salah satu penyidik pembantu Unit III Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Aipda Feri Siswantoro saat dikonfirmasi oleh tim suarautama.id melalui telepon whatsapp miliknya dengan nomor 0813850205xx , (Sabtu, 06 Juli 2024) membenarkan jika pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap pemilik tanah berinisial HM tersebut dan pihak perusahaan terkait guna melakukan penyelidikan dan meminta keterangan terkait adanya pembangunan tower atau menara telekomunikasi tersebut yang diduga belum memiliki izin dari pihak yang berwenang. Feri pun mengatakan pihaknya untuk sementara waktu akan mencoba kelarifikasi terlebih dahulu apakah ada unsur pidananya atau tidak.

Memang benar, tapi belum hadir pemilik tanahnya, pihak perusahaan juga sama dipanggil juga, ya untuk sementara waktu kita coba kelarifikasi dulu ke pihak-pihak terkait, sementara waktu gitu kan, yang pada intinya apakah ada apa namanya, unsur dugaan pidananya atau tidak gitu kan, pas ini nantikan kebijakan ada di pimpinan begitu“, ungkapnya.

Penulis : Chandra Foetra S.

Editor : Chandra F. Simatupang.

Berita Terkait

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU
Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela
Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!
LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari
Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun
Baru 1,5 Jam Ujicoba Contraflow Distop, Warga Palembang Keluhkan Kemacetan Justru Semakin Parah
agari Tluk Amplu Mengadakan Gotong Royong Bersama Masyarakat
Banjir Halmahera Tengah, Puluhan Pengungsi Desa Lukolamo Diungsikan di Gedung Utama Kodim 1512/Weda
Berita ini 423 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:54 WIB

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Senin, 22 Juli 2024 - 19:08 WIB

Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

Senin, 22 Juli 2024 - 18:44 WIB

Ditahun 2024, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Kembali Mendapat DAK Fisik Senilai 71,8 Miliar Untuk Tiga Sub Bidang, Berikut Rinciannya!!!

Senin, 22 Juli 2024 - 16:17 WIB

LSM PETA Laporkan Dugaan Korupsi PSU DPD RI di Pesisir Selatan ke Kejari

Senin, 22 Juli 2024 - 15:37 WIB

Mahasiswi UMMI Ungkapkan Aspek Penting Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa PAUD Usia 4 Tahun

Senin, 22 Juli 2024 - 14:22 WIB

agari Tluk Amplu Mengadakan Gotong Royong Bersama Masyarakat

Senin, 22 Juli 2024 - 13:24 WIB

Banjir Halmahera Tengah, Puluhan Pengungsi Desa Lukolamo Diungsikan di Gedung Utama Kodim 1512/Weda

Senin, 22 Juli 2024 - 12:53 WIB

Bersumber Dari DAK Fisik 2024, SMP Negeri 2 Cigalontang Rehab 6 RKB, 1 Laboratorium, 1 Jamban Dan Bangun Laboratorium TIK, Ini Harapannya!!!

Berita Terbaru

MOU Lazismu dan Kemenag

Berita Utama

Reformulasi Pelatihan Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Tandatangani MoU

Selasa, 23 Jul 2024 - 11:54 WIB

Parkir Liar di Purbalingga -
suarautama.id 22/7

Liputan Khusus

Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

Senin, 22 Jul 2024 - 19:08 WIB