Berdialog Dengan Ramadhan: Welfare

- Jurnalis

Senin, 27 Maret 2023 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA. Ramadhan adalah makhluk, dia dikirim dengan tujuan, sebab tertentu. Didikirm untuk essensi rasa pada orang yang berharap dicintai, didekatkan, di ridloi sang Pencipta. Ramadhan dikirim untuk untuk orang yang terpilih, yang bukan mengharap pahala, surga saja, tapi mengharap Alllah… ridha Allah, muqarab ila Allah, mahabbah ila Allalh.

Pertemuan kita dengan ramadhan, salah satu makhluk mulya Allah ini didahului oleh makhluk penyambut (assiten manager)  yaitu bulan Ruwah dan bulan Rejeb  (Syaban dan Rajab). Kedua bulan ini sebagai utusan Allah untuk ramadhan agar orang yang “mau” terpilih menyiapkan diri sebagai pengantin “Ramadhan”. Bulan Syaban dipilih sebagai utusan Ramadhan, karena bulan ini merupakan makhluk dengan esensi jaksa amaliyah akhir manusia. Bulan dimana amal manusia dipertimbangkan untuk di terima atau di tolak (maka ada amalan 10 Sya’ban,  dimana tanggal ini adalah tanggal pemutusan dan pemutihan amal). Ada makhluk Rajab, makhluk ini dikirim sebelum Syaban sebagai esensi pertaubatan bagi manusia. Dimana dosa akan dilebur dengan lelaku puasa (1 hari puasa sama dengan 1 tahun puasa).

Sebab Di Kirimnya Ramadan

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Berdialog Dengan Ramadhan: Welfare Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari kitab Fiqhu Syiam karangan Syeikh Hasan Hitu menerangkan bahwa  pada awalnya puasa Ramadhan mulai di syariatkan di tanggal 10 Sya’ban tahun kedua Hijriah atau setengah tahun setelah umat Islam berhijrah dari Mekah menuju Madinah. Atau pada saat setelah umat Islam diperintahkan untuk memindahkan kiblat yang sebelumnya mengarah ke Masjid Al-Aqsa kemudian berubah mengarah ke Masjidil Haram.

BACA :  Aceh Besar Bersama Sam Foundation, Kak Sam Academy dan Sapetendik Indonesia Adakan Pendalaman Materi Paedagogik, Profesional Serta Persiapan Pre Test PPG serta UKIN Tahun 2023

Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal, mengatakan bahwa sebelum Nabi mendapatkan perintah untuk puasa Ramadhan, Nabi Muhammad SAW telah melaksanakan puasa ‘Asyura dan puasa tiga hari setiap bulannya. Kemudian puasa Ramadhan mulai diwajibkan pada tahun ke-2 Hijriah atau 624 Masehi. Hal ini juga bersamaan dengan disyariatkannya salat ied, zakat fitrah, dan kurban

Salah sebab dikirimnya ramadhan ke bumi ini karena atas dasar sifat allah; rohman, rahim dan ghofur dengan melihat kebejatan moral manusia yang sudah diberi kesempatan bertaubat (dengan keistimewaaan makhluk bulan Syaban dan Rajab) tapi tidak melakukan pertaubatan, maka salah satu solusi untuk tidak memunculkannya murka Allah pad makhluk yangbernama manusia, maka dikirimlah Ramadhan sebagai bulan pelebur dosa. Sebagaiman  Hadits Nabi yang di riwayatkan  Ahmad, Nasa’i, dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ Nomor 55

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

أَتَاكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِيْنِ فِيْهِ لَيْلَةٌ هِيَ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرُهَا فَقَدْ حُرِمَ

BACA :  PWRI D.I Yogyakarta Gelar Bukber di Royal Darmo Malioboro

Artinya: Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, di mana Allah mewajibkan puasa di bulan itu kepada kamu. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan durhaka dibelenggu. Di bulan itu terdapat suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barangsiapa dihalangi mendapatkan kebaikannya, maka ia telah terhalangi.(tidak beruntung)

Ramadhan itu memilih bukan dipilih

Salah satu makhluk luar biasa dalam bulan ramadhan adalah “lailatul Qadr” (malam kepastian) bukan, siang tapi malam, mengapa malam ? karena malam adalah ketenangan, karena malam waktu rohani bekerja, jasmani istirahat.

Pada umumnya orang yang ingin terpilih ramadhan dengan mendapatkan lailatul qadr  melakukan amalan-amalan sholih; seperti serius melakukan puasa, sholat taraweih, sholat jamaah, sholat malam, tadarus membaca Al Quran, shodaqoh dan berzikir kepada Allah. Tapi apakah dengan ini mereka mendapatkan lailatul qadr ?. belum tentu ……..karena lailatul qadr menilai dari sisi niat dan tujuan yaitu ilallah, alallah, dan fillah dan meniadakan selain allah (ghoirullah) sebagaiman hadit di atas.. Akan tetapi ciri-ciri oarng yang terpilih adalah orang berubah perilakunya menjadi lebih baik dan ini bersifat permanen dalam hidupnya.

Dalam buku ‘Sukses Berburu Lailatul Qadar oleh Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M. QHI, disebutkan ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar yakni: Pertama, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar pada malam itu akan melihat seluruh benda dan makhluk di muka bumi ini bersujud kepada Allah. Kedua, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar itu akan melihat semuanya terang-benderang walaupun suasananya di tengah malam. Ketiga, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar itu mendengar salam malaikat dan tutur katanya. Keempat, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar itu dikabulkan segala doanya. Kelima, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar bisa melalui mimpi dan melihat tanda seperti terlihat cahaya yang bersinar di sekelilingnya.

BACA :  Musibah Ramadhan

Tetapi menurut penulis, berdasarkan surat al Qadr ,      لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍسَلٰمٌ

هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ  maka ciri orang yang mendapatkan lailatul qadr adalah orang merasakan “salam (welfare/kesejahateraan)” berbentuk kedamaian, ketenangan, ketentraman dengan semua urusan dunia dan akhirat (biizdnillah) sebagamana arti “salam” (welfare /kesejahatrean) pada ayat tersebut. Dengan “salam” (welfare /kesejahatrean) pada urusan dunia dan akhirat maka person yang mendapatkan lailatul qadr secara “otomatis” akan berperilaku lebih baik, lebih tenang, lebih bijak. Waallahua’lam bisshowab.

Semoga kita mendapatkan “salam” (kesejahatrean) Ramadhan… aamin.

Berita Terkait

Habis Takziyah di Lampung Barat, Mobil Isuzu Panther Milik Warga Dipasena Terbalik di BNIL
Distorsi Akidah Islam 1445 H
Guru SDN Bumi Dipasena Makmur, Korban Kebakaran, Menerima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Tulang Bawang
PAC Muslimat NU Rawajitu Timur Lampung Salurkan Santunan 61,1 Juta untuk 183 Penerima
Melatih Mental Berbagi dan peduli Sesama, Siswa-Siswi SMPIT Citra Insani Berbagi Sembako
Upaya Pengembalian Jati Diri Kepada Fitrah 1445 H
Syafari Ramadhan DP. MUI di Masjid Ukhuwah Islamiyah Desa Bagan Asahan 1445 H
Gelar Pelatihan Dan Sertifikasi CIJ AR Learning Secara Daring
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 10:21 WIB

Habis Takziyah di Lampung Barat, Mobil Isuzu Panther Milik Warga Dipasena Terbalik di BNIL

Minggu, 7 April 2024 - 23:22 WIB

Distorsi Akidah Islam 1445 H

Rabu, 3 April 2024 - 16:49 WIB

Guru SDN Bumi Dipasena Makmur, Korban Kebakaran, Menerima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS Tulang Bawang

Rabu, 3 April 2024 - 10:49 WIB

PAC Muslimat NU Rawajitu Timur Lampung Salurkan Santunan 61,1 Juta untuk 183 Penerima

Sabtu, 30 Maret 2024 - 23:12 WIB

Melatih Mental Berbagi dan peduli Sesama, Siswa-Siswi SMPIT Citra Insani Berbagi Sembako

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:55 WIB

Upaya Pengembalian Jati Diri Kepada Fitrah 1445 H

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:51 WIB

Syafari Ramadhan DP. MUI di Masjid Ukhuwah Islamiyah Desa Bagan Asahan 1445 H

Selasa, 26 Maret 2024 - 10:28 WIB

Gelar Pelatihan Dan Sertifikasi CIJ AR Learning Secara Daring

Berita Terbaru

Illustrasi Stress dan Relax  .Foto:pixabay.com/id/illustrations/search/stress

Artikel

7 Tips Menghindari Stres Pasca Mudik Lebaran Idul Fitri

Senin, 15 Apr 2024 - 20:46 WIB