banner 728x250

Jelang Pemilu 2024 : Pakar Kepemiluan Bahas Model Pengawasan Ideal

Jelang Pemilu 2024 : Pakar Kepemiluan Bahas Model Pengawasan Ideal

IMG 20221021 WA0004 Jelang Pemilu 2024 : Pakar Kepemiluan Bahas Model Pengawasan Ideal Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
banner 120x600
153 Kali Dibaca

SUARAUTAMA, JAKARTA –  Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) mengadakan Diskusi terpumpun dengan tajuk “Model Pengawasan Ideal Kelembagaan Bawaslu” pada Kamis (20/10)

Kegiatan yang bekerja sama dengan Seknas LS Vinus ini di ikuti oleh puluhan pemantau Pemilu untuk membicarakan model pengawasan. Kegiatan yang di selenggarakan di Jakarta ini merupakan agenda temu gagasan pemantau Pemilu. 

Baca juga : Rebut Usia Muda dengan Karir dan Cinta AlQuran

Plt Kepala Puslitbangdiklat Ibrahim Malik Tanjung menyampaikan bahwa sasaran pengawasan oleh Bawaslu bukan hanya terkait kinerja KPU tapi potensi pelanggaran proses Pemilu.

“Pengawasan Bawaslu yang sangat kompleks, perlu model pengawasan yang variatif sesuai perkembangan zaman,” ujar Ibrahim.

Sedangkan Founder Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengatakan partisipasi masyarakat dalam Pemilu ini sangat di butuhkan untuk mengawal tuntas kepemiluan.

“Karena ketika adanya kesuka relawanan pemilu itu dapat memperlancar mekanisme pemilu yang berlangsung” ungkap Kang Yus.

Baca juga : Gelora Indonesia jadi Parpol Pertama yang Diverifikasi Faktual oleh KPU RI

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia periode 2012-2017, Daniel Zuchron menyampaikan juga Bawaslu dalam model pengawasan perlu mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Tanpa adanya kedekatan Lembaga dengan masyarakat tidak akan meningkatkan kesuka relawanan dan partisipasi publik dalam model pengawasan terkini,” ujar Rektor ITB.

Lalu, Dian Permata seorang akademisi yang mengajar di Universitas Ibnu Chaldun mengatakan isu hoax selalu muncul sejak Pemilu 2019.

“Model pengawasan via Media juga perlu untuk di tingkatkan khususnya kepada publik yang ingin berpartisipasi dalam pengawasan pemilu” lanjut Dian.

IMG 20221021 WA0006 Jelang Pemilu 2024 : Pakar Kepemiluan Bahas Model Pengawasan Ideal Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Tak hanya itu Koordinator Nasional JPPR Dian Paramita menambahkan bahwa model pengawasan di lakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan dan pelanggaran.

“Saat ini, yang di temukan oleh masyarakat masih minim, karena mereka belum mengerti tentang kepemiluan secara maksimal” ujar Mita.

Terakhir, Founder Komite Pemilih (Tepi) Jerry Sumampow menanggapi bahwa model pengawasan yang di lakukan oleh Pemantau Pemilu perlu di perjelas.

“Mau di bawa ke mana model pengawasan oleh pemantau ini? Sudah harus jelas dan fokus dalam proses pemantauannya” tutup Jerry.

banner 468x60
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90