banner 728x250

Aksi solidaritas Rakyat Deiyai-Papua Tolak DOB dan Cabut

IMG 20220510 WA0027 Aksi solidaritas Rakyat Deiyai-Papua Tolak DOB dan Cabut Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
banner 120x600
550 Kali Dibaca

SUARA UTAMA, DEIYA – Solidaritas Rakyat Deiyai-Papua yang teroganisir dalam petisi rakyat papua (PRP) berkumpul dititik utama lapangan Thomas adii dari beberapa titik kumpul yg ada dikota deiyai yaitu Pertigaan, yomeni Waghete I, Perempatan Itakebo Waghete II, Egepakigida, dan Perempatan Jalan Bandara Waghete untuk long march menuju kantor DPRD kabupaten deiyai, selasa (10/05/2022).

Foto: Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Buka Kesempatan Bergabung Menjadi Jurnalis/Suara Utama ID
Foto: Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Buka Kesempatan Bergabung Menjadi Jurnalis/Suara Utama ID



Tujuan aksi yg dilakukan adalah dengan menuntut Tolak Otsus jilid II, Tolak Daerah Otonomi Baru(DOB), Gelar referendum dipapua dan Menolak pembangunan PLTA di deiyai serta segera perjelas tapal batas wilayah kabupaten deiyai,” hal ini disampaikan oleh Maikel Pekei selaku Korlap Umum melalui Wattsup yg diterima media ini.

Dirinya mengatakan, “Sejak pagi jam 06, saya bersama beberapa kawan kami yg lain, sudah memasang tali komando di Lapangan Thomas adii lalu kemudian mengikuti apel pagi dari gabung TNI/PORLI

Kemudian Negosiator kami mulai Negosiasi dengan Kasad Intelkam Polres deiyai, dan usai mengambil kesepekatan bersama, pihak keamanan mengawal massa aksi demonstran melanjutkan long march ke kantor DPRD deiyai hingga selesainya aksi demo,” jelasnya.

Sesuai informasi dihimpun media ini, Berikut ini 20 Pernyataan Sikapnya :
Dengan melihat melihat segala macam kebijakan jakarta yg berdampak pada ancaman genosida, ekosida, dan etosida secara sistematis dan terstruktur diatas tanah papua maka, kami yg tergabung dalam petisi rakyat papua (PRP) menyatakan sikap tegas bahwa :

1. hentikan praktek pelaksanaan prakter otonomi khusus jilid II, dalam kebijakan UU nomor 2 tahun 2021.

2. Hentikan produk hukum pemekaran yg dipaksakan atas nama pembangunan dan kesetaraan kesejahteraan semua terhadap orang papua.

3.Berikan akses internasional jurnalis independen untuk datang ke papua dan menginvestigasi segala bentuk kejahatan kemanusiaan ditanah papua.

4.Cabut UU nomor 2 tahun 2021 tentang perubahan UU nomor 2 tahun 2001.

5.Hentikan rencana pemekaran provinsi ditanah papua, yg merupakan politik pendudukan dan politik pecah belah dipapua.

6.Tarik militer organik dan non-organik dari seluruh tanah papua.

7.Meminta akses palang merah internasional, untuk memberikan akses pelayanan kesehatan terhadap 67 ribu pengungsi, dikabupaten Nduga, Intanjaya, Puncak Papua, Pegunungan Bintang, Maybrat dan Yahukimo.

8.Elit politik papua STOP mengatasnamakan rakyat papua mendorong pemekaran demi memperpanjang kekuasaan dan menjadi alat penindas bagi rakyat papua.

9.Bebaskan Tuan Victor Yeimo dan seluruh tahanan politik ditanah papua tanpa syarat.

10.Segera hentikan rencana pembangunan bandara udara Antariksa di Biak.

11.Presiden Republik Indonesia dan kabinetnya, hentikan rancangan UU pemekaran ditanah papua.

12.Pemerintah indonesia segera membuka akses bagi komunitas internasional untuk datang ke papua; Komisi HAM PBB, Pelapor khusus tentang pengungsi, anggota kongres, Jurnalis, akademis internasional, dan LSM internasional.

13.Mendesak komunitas internasional Uni Eropa, Amerika, Australia, Newzealand, negara negara ASEAN; China, International Money Fund(IMF), World Bank, untuk menghentikan bantuan dana kepada pemerintah indonesia karena selama 59 tahun telah terbukti gagal membangun papua, yg berdampak pada genosia, etnosida dan ekosida terhadap bangsa papua.

14.Berikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat bangsa papua.

15.Tutup seluruh perusahan asing diseluruh tanah papua; Freeport, LNG Tangguh, MIFEE, Blok Wabu dan lainnya.

16.Kami bangsa papua bersama saudara Hariz Azhar dan Fatia; hentikan kriminalisasi hukum, teror dan intimidasi terhadap pembelah HAM bangsa papua di indonesia.

17.Mendukung perjuanga rakyat di Wadas
Purworejo, jawa tengah tentang penolakan tambang proyek bendungan bener.

18.Hentikan uji coba nuklir di pasifik yg dilakukan oleh Prancis, Amerika, Newzealan dan Australia.

19.Tolak KTT-G20 pada tahun 2022 di indonesia.

20.Segera memperjelas tapal batas diwiliyah adat deiyai.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat, atas nama pejuang yg telah diatas tangan penjahja dan atas nama rakyat papua barat yg telah lama hidup dibawah rantai penindasan kolonialisme indonesia dan kapitalisme, kami akan terus berjuang hingga terciptanya kemerdekaan sejati diatas bumi tercinta kita west papua.

Deiyai, selasa 10 mei 2022


Tertanda,
a.n.116 organisasi dan 718.179
suara rakyat papua

cabut otonomi jilid II dan tolak pemekaran

banner 468x60
banner 468x60

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90