61 Tahun Trikora: Kejahatan Kemanusiaan Dan Pembungkaman aspirasi Politik Rakyat Papua terus berlangsung

- Jurnalis

Senin, 19 Desember 2022 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh:Emil Wakei

61 Tahun TRIKORA: Kejahatan Kemanusiaan dan Pembungkaman Aspirasi Politik Rakyat Papua Terus Berlangsung”.

SUARA UTAMA- pada  19 Desember 1961 tahun lalu di Alun-alun Utara kota Yogyakarta, Presiden Republik Indonesia Soekarno menyerukan Tri Komando Rakyat (Trikora) untuk menggagalkan pembentukan Negara Papua Barat yang telah dideklarasikan pada 1 Desember 1961.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 61 Tahun Trikora: Kejahatan Kemanusiaan Dan Pembungkaman aspirasi Politik Rakyat Papua terus berlangsung Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soekarno sebagai Panglima Besar Komando Tertinggi Pembebasan Irian Barat (Sekarang Papua) kemudian mengeluarkan Keputusan Presiden No. 1 Tahun 1962 yang memerintahkan kepada Panglima Komando Mandala, Mayor Jendral Soeharto untuk melakukan operasi militer dengan nama Operasi Mandala ke wilayah Papua Barat untuk merebut wilayah itu dari tangan Belanda.

BACA :  TPKP Tak Jujur Terungkap Pelaku, Dewan Adat Dogiyai: Kami Bentuk Tim Penyelidik Alik

Trikora yang bertujuan untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat sebagai bagian dari Negara Indonesia merupakan awal malapetaka bagi rakyat dan bangsa Papua yang baru 19 hari mendeklarasikan kemerdekaannya.

Kehadiran militer Indonesia di Papua telah merampas hak politik bangsa Papua dan Trikora adalah bagian dari usaha awal Negara Indonesia untuk mengkolonisasi West Papua.

Ironis ketika mengingat bahwa tanggal dan tempat itu dipilih dengan pertimbangan untuk memperingati Agresi Belanda II terhadap Indonesia pada tahun 1948 dengan pengeboman atas Yogyakarta di Maguwo.

BACA :  IKB-PMPJ Se-Jawa dan Bali Korwil Semarang Salatiga dan Jogja Solo Gelar Pebubaran Panitia Natal

Yogyakarta juga dipilih untuk mengenang usaha pengusiran Belanda dari Batavia oleh Sultan Agung. Tanggal dan tempat yang sarat dengan ingatan tentang semangat pembebasan atas penjajahan itulah yang dipakai untuk menyerukan penjajahan baru.

Sudah 1961 tahun berlalu sejak aneksasi yang dilakukan oleh Indonesia pada West Papua.

Setengah abad tentu bukan rentang waktu yang sebentar, tapi apa yang terjadi dan sampai sekarang belum berhenti tetaplah sama: Kecurangan dan manipulasi sejarah, diskriminasi rasialis, genosida perlahan, penjarahan kekayaan alam, distorsi informasi, penangkapan dan penculikan, penyiksaan, serta pemenjaraan.

Masih membara dalam ingatan kita bangsa West Papua dari berbagai kejadian dimana Militer indonesia memasuki berbagai kampung-kampung hingga Sekolah Dasar di Papua memaksa anak-anak untuk merasa menjadi bagian dari Indonesia.

BACA :  Dewan Council Pemerintah Sementara West Papua wilayah Bomberay nyatakan sikap Tolak Dialog Jakarta-Papua.

Tapi tentu saja itu belum cukup. Mereka TNI Polri kemudian melakukan operasi militer di berbagai wilayah di West Papua.

Dari berbagai operasi militer Indonesia di west Papua, rakyat bangsa West Papua semakin sadar bahwa Orang Papua akan terus menjadi sasaran korban militerisme di bawah kolonialisme Indonesia.

Selamat memperingati 19 Desember 1961-19 Desember 2022 sebagai hari Trikora yang merupakan awal Penjajahan Indonesia terhadap West Papua.

Berita Terkait

FORMASI Enrekang Kembali Menyalurkan Bantuan Tunai Puluhan Juta Rupiah untuk Palestina
Kurangnya Perhatian Pemkab, Begini Kondisi Jalan di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Lembah Masurai
Halal Bihalal AR Learning Center dan Suara Utama Gandeng Pakar Hipnoterapi dan Kolonel AD
Viral, Satu Satunya Angkringan di Kepanjen Malang Sediakan Sego Kucing Khas Jogja. Angkringan Prabu Moker
SMPN Satu Atap Jabon Sidoarjo Gelar Halal bi Halal Peduli dan Ramah Anak
Penuh Ceria Hari Pertama Sekolah Siswa SD Negeri 1 Gedung Karya Jitu Lampung Pasca Libur Idul Fitri
Klinik Rawat Inap Ramdani Husada Malang Salurkan Bantuan ke RMR Kepanjen
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DENGAN KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN MEDIA DAUN KERING PADA ANAK TK AL HUDA KRIKILAN – MASARAN – SRAGEN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 22:47 WIB

FORMASI Enrekang Kembali Menyalurkan Bantuan Tunai Puluhan Juta Rupiah untuk Palestina

Selasa, 23 April 2024 - 13:54 WIB

Kurangnya Perhatian Pemkab, Begini Kondisi Jalan di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Lembah Masurai

Senin, 22 April 2024 - 23:07 WIB

Halal Bihalal AR Learning Center dan Suara Utama Gandeng Pakar Hipnoterapi dan Kolonel AD

Minggu, 21 April 2024 - 11:52 WIB

Viral, Satu Satunya Angkringan di Kepanjen Malang Sediakan Sego Kucing Khas Jogja. Angkringan Prabu Moker

Sabtu, 20 April 2024 - 16:12 WIB

SMPN Satu Atap Jabon Sidoarjo Gelar Halal bi Halal Peduli dan Ramah Anak

Sabtu, 20 April 2024 - 14:02 WIB

Penuh Ceria Hari Pertama Sekolah Siswa SD Negeri 1 Gedung Karya Jitu Lampung Pasca Libur Idul Fitri

Jumat, 19 April 2024 - 16:20 WIB

Klinik Rawat Inap Ramdani Husada Malang Salurkan Bantuan ke RMR Kepanjen

Kamis, 18 April 2024 - 07:41 WIB

MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DENGAN KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN MEDIA DAUN KERING PADA ANAK TK AL HUDA KRIKILAN – MASARAN – SRAGEN

Berita Terbaru